PERAN MEDIA SOSIAL DALAM SOSIALISASI NILAI BUDAYA PADA GENERASI Z

Autor(s): Muh Riza Syaifulloh

Abstract

Perkembangan pesat media sosial telah mengubah lanskap sosialisasi, terutama bagi Generasi Z yang tumbuh di era digital. Latar belakang penelitian ini adalah untuk menganalisis peran media sosial sebagai agen sosialisasi informal dalam transmisi, adaptasi, dan bahkan erosi nilai-nilai budaya tradisional pada Generasi Z. Metode yang digunakan meliputi survei daring terhadap remaja dan dewasa muda (usia 13-26 tahun) mengenai pola penggunaan media sosial, paparan konten budaya, dan persepsi mereka terhadap nilai-nilai budaya. Selain itu, analisis konten terhadap platform media sosial populer (misalnya, TikTok, Instagram, YouTube) dilakukan untuk mengidentifikasi representasi dan narasi budaya yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai ruang hibrida di mana nilai-nilai budaya lokal berinteraksi dengan tren global, seringkali menghasilkan reinterpretasi atau bahkan konflik nilai. Pembahasan menekankan bahwa media sosial tidak hanya mempercepat difusi budaya tetapi juga memfasilitasi pembentukan identitas budaya yang lebih cair dan multikultural. Meskipun ada kekhawatiran tentang homogenisasi budaya atau erosi nilai-nilai tradisional, media sosial juga menawarkan peluang untuk revitalisasi budaya dan ekspresi identitas yang beragam, menuntut literasi budaya dan media yang kritis.

 

Keywords

Media Sosial, Sosialisasi Budaya, Generasi Z, Nilai Budaya, Identitas Digital

Refbacks

  • There are currently no refbacks.