PERAN TOKOH ADAT DAN SESEPUH DALAM PEWARISAN KEARIFAN LOKAL PADA GENERASI MUDA
Abstract
Di banyak masyarakat tradisional, tokoh adat dan sesepuh adalah penjaga kearifan lokal yang berperan sentral dalam pewarisan budaya kepada generasi muda. Latar belakang penelitian ini adalah untuk menganalisis peran tokoh adat dan sesepuh dalam sosialisasi dan pewarisan kearifan lokal, serta strategi yang mereka gunakan untuk menjaga relevansi pengetahuan tradisional di era modern. Metode yang digunakan meliputi studi etnografi pada komunitas adat tertentu, wawancara mendalam dengan tokoh adat, sesepuh, dan pemuda, serta observasi partisipatif dalam sesi pengajaran informal, ritual, atau pertemuan komunitas. Data dikumpulkan mengenai jenis kearifan lokal yang diwariskan (misalnya, pertanian tradisional, pengobatan herbal, etika sosial), metode pengajaran, dan respons generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh adat dan sesepuh menggunakan metode lisan (bercerita, nasihat), keteladanan, dan praktik langsung untuk menanamkan kearifan lokal. Pembahasan menekankan bahwa pewarisan ini tidak hanya melibatkan transfer pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai, spiritualitas, dan identitas. Tantangan meliputi kurangnya minat generasi muda, migrasi, dan pengaruh pendidikan formal. Namun, dengan dukungan komunitas dan adaptasi inovatif (misalnya, dokumentasi digital, lokakarya), peran tokoh adat dan sesepuh tetap krusial dalam memastikan bahwa kearifan lokal terus menjadi panduan hidup bagi generasi mendatang.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













