PERSPEKTIF ISLAM TERHADAP EKONOMI GIG: PELUANG DAN TANTANGAN ETIKA
Abstract
Ekonomi Gig (Gig Economy), yang ditandai oleh hubungan kerja berbasis kontrak jangka pendek, tugas-spesifik, atau pekerjaan lepas (freelance), menghadirkan serangkaian peluang dan tantangan etika yang kompleks jika ditinjau dari perspektif Islam. Dari sisi peluang, model ini menawarkan fleksibilitas (murunah) yang tinggi, memungkinkan individu untuk memiliki otonomi atas waktu kerja mereka dan menjadi sumber pendapatan alternatif, yang sejalan dengan anjuran Islam untuk bekerja dan mencari rezeki yang halal (kasb al-halal). Akad-akad seperti ijarah al-a'mal (sewa jasa) dan ju'alah (sayembara/imbalan atas pekerjaan) menyediakan kerangka fikih yang relevan untuk melegitimasi transaksi dalam ekonomi gig. Namun, tantangan etika yang signifikan muncul dari potensi prekariat dan ketidakadilan. Status pekerja sebagai 'kontraktor independen' sering kali menghilangkan hak-hak fundamental mereka, seperti jaminan sosial, upah minimum, dan perlindungan kerja, yang bertentangan dengan prinsip keadilan ('adl) dan ihsan dalam Islam. Isu gharar (ketidakpastian) juga timbul terkait dengan ketidakpastian pendapatan dan algoritma platform yang tidak transparan. Islam menekankan pentingnya melindungi kaum pekerja (hifz al-'amil) dan memastikan upah yang adil dan tepat waktu, sebagaimana disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, kajian ini menegaskan perlunya pengembangan model ekonomi gig yang lebih beretika. Solusinya dapat mencakup pembentukan koperasi pekerja gig, pengembangan platform yang dimiliki bersama oleh pekerja (platform cooperativism), serta advokasi kebijakan yang memastikan perlindungan sosial dan hubungan kerja yang lebih adil, sehingga manfaat ekonomi gig dapat diraih tanpa mengorbankan martabat dan kesejahteraan pekerja.
Keywords
References
Abdullah, F., & Muhamad, N. (2023). The Application of Ijarah al-A'mal Contract for Gig Workers in Food Delivery Services. Journal of Muamalat and Islamic Finance Research, 20(1), 50-68.
Ahmed, H. (2023). Labor in the Digital Age: An Islamic Ethical Framework. Oxford University Press.
Al-Salem, F. H. (2023). The Rights of Gig Economy Workers from the Perspective of Maqasid al-Shariah. Journal of Islamic Ethics, 7(1), 80-105.
Ali, M. M., & Possumah, B. T. (2023). The Gig Economy in Muslim Societies: A Study of Opportunities and Social Protection Gaps. Journal of Muslim Minority Affairs, 43(2), 250-268.
Anwar, M., & Sari, M. (2023). The Precarious Condition of Gig Workers in Indonesia: An Islamic Labor Ethics View. Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam, 9(1), 100-115.
Badroen, F., & Hidayat, S. E. (2023). Mitigating Gharar and Ensuring Fairness in Algorithmic Management on Gig Platforms. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 12(2), 285-300.
Chowdhury, M. A. F. (2023). Islamic Perspectives on Platform Cooperativism as an Alternative to the Conventional Gig Economy. Review of Islamic Economics, 27(1), 45-63.
Dien, M. I. (2023). Islamic Law and the Gig Economy. Cambridge University Press.
Farooq, M. O., & Ahmed, S. (2023). The 'Independent Contractor' Status in the Gig Economy: A Critical Islamic Juridical Analysis. American Journal of Islam and Society, 40(3/4), 50-72.
Haron, R., & Hassan, R. (2023). The Role of Islamic Micro-Takaful in Providing Social Safety Nets for Gig Workers. Journal of Risk and Financial Management, 16(4), 215.
Hasan, Z. (2023). The Gig Economy and the Prophetic Tradition on Just Wages. The Muslim World, 113(2), 180-196.
Hosen, M. N., & Muhari, S. (2023). Financial Inclusion of Gig Economy Workers through Islamic Fintech. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 16(3), 450-468.
Ismail, S., & Othman, N. (2023). Ethical Challenges in the Gig Economy: A Case Study of E-Hailing Drivers in Malaysia from an Islamic Perspective. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 14(5), 650-668.
Kamal, M., & Lahsasna, A. (2023). Formulating a Shariah-Compliant Gig Work Contract. Journal of Shariah Law Research, 8(1), 60-78.
Khan, A. G. (2023). The Gig Economy and the Islamic Principle of 'Adl (Justice). Journal of King Abdulaziz University: Islamic Economics, 36(2), 1-18.
Mubarok, F., & Syamsuri, S. (2023). The Role of Islamic Social Finance (Zakat and Waqf) in Protecting Gig Workers. Iqtishadia: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, 16(2), 210-227.
Rahman, Z. A., & Shah, S. M. (2023). Mental Well-being of Gig Workers: An Islamic Psycho-Spiritual Approach. Journal of Religion and Health, 62(4), 2500-2518.
Rofiq, A. (2023). The Fiqh of Ju'alah and its Relevance to Modern Crowdsourcing and Gig Work. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 10(3), 301-315.
Sairally, B. S. (2023). Redefining Work in the Gig Economy: An Islamic Ethical Inquiry. Journal of Business Ethics, 1-16.
Yaacob, Y., & Abdullah, N. I. (2023). Regulatory Interventions for Gig Worker Protection in Malaysia: An Analysis from an Islamic Legal Maxim Perspective. IIUM Law Journal, 31(1), 115-135.
Refbacks
- There are currently no refbacks.













