UNRAVELING THE BRAIN-GUT MICROBIOME AXIS: NEW INSIGHTS INTO NEUROLOGICAL DISORDERS

Autor(s): Sentot Heru Subiyakto

Abstract

Semakin banyak bukti menunjukkan hubungan dua arah antara mikrobioma usus dan otak, yang dikenal sebagai sumbu mikrobioma-usus-otak. Latar belakang penelitian ini adalah untuk memahami peran krusial sumbu ini dalam patogenesis dan perkembangan berbagai gangguan neurologis, seperti penyakit Parkinson, Alzheimer, autisme, dan depresi. Metode yang digunakan meliputi studi kohort pasien dengan gangguan neurologis, analisis sekuensing gen 16S rRNA dan shotgun metagenomics untuk profil mikrobioma usus, serta pengukuran metabolit mikrobial (misalnya, asam lemak rantai pendek) dan neurotransmitter di otak. Model hewan (misalnya, tikus germ-free) digunakan untuk menguji kausalitas dan mekanisme interaksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya disbiois mikrobioma usus yang konsisten pada pasien dengan gangguan neurologis tertentu, disertai perubahan permeabilitas usus dan produksi metabolit yang memengaruhi fungsi otak. Pembahasan menekankan bahwa mikrobioma usus tidak hanya memengaruhi pencernaan tetapi juga memodulasi perkembangan saraf, fungsi imun, dan respons stres. Penemuan ini membuka peluang terapeutik baru, seperti transplantasi mikrobiota feses atau intervensi probiotik, untuk memodulasi sumbu ini dan berpotensi meringankan gejala gangguan neurologis, menawarkan perspektif baru dalam diagnosis dan pengobatan kondisi kompleks ini.

 

Keywords

Gut Microbiome, Brain-Gut Axis, Neurological Disorders, Dysbiosis, Neuroinflammation

Refbacks

  • There are currently no refbacks.