EKONOMI GIG GLOBAL: IMPLIKASI BAGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MODEL BISNIS INTERNASIONAL
Abstract
Latar belakang penelitian ini adalah pertumbuhan pesat ekonomi gig atau gig economy secara global, yang ditandai oleh peningkatan penggunaan pekerja lepas, kontraktor independen, dan platform digital untuk menghubungkan penyedia layanan dengan konsumen. Fenomena ini memiliki implikasi signifikan bagi manajemen sumber daya manusia dan model bisnis internasional, menawarkan fleksibilitas namun juga menimbulkan tantangan terkait regulasi ketenagakerjaan, kesejahteraan pekerja, dan manajemen talenta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi ekonomi gig global bagi manajemen sumber daya manusia dan model bisnis internasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus eksploratif, mengkaji beberapa perusahaan platform gig global dan perusahaan yang mengintegrasikan pekerja gig dalam operasi internasional mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan manajer sumber daya manusia, pekerja gig, dan analisis kebijakan perusahaan serta regulasi ketenagakerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi gig memungkinkan perusahaan untuk mengakses bakat global secara fleksibel, mengurangi biaya overhead, dan beradaptasi dengan fluktuasi permintaan. Namun, tantangan meliputi memastikan kepatuhan terhadap hukum ketenagakerjaan yang berbeda di setiap negara, mengelola kualitas layanan, dan membangun loyalitas di antara pekerja gig. Pembahasan lebih lanjut menyoroti perlunya model manajemen sumber daya manusia yang inovatif yang dapat menyeimbangkan fleksibilitas dengan perlindungan pekerja, serta pengembangan model bisnis yang memanfaatkan potensi gig economy secara etis dan berkelanjutan. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan ekonomi gig di tingkat global, menekankan bahwa pemahaman mendalam tentang nuansa regulasi dan sosial adalah kunci untuk mengelola tenaga kerja gig secara efektif dan menciptakan nilai jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













