KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PANDANGAN ISLAM
Abstract
Islam memberikan perhatian yang besar terhadap kesehatan reproduksi sebagai bagian integral dari tujuan syariat untuk menjaga keturunan (hifzhu al-nasl). Pandangan Islam mengenai isu ini bersifat komprehensif, mencakup aspek spiritual, etis, hukum, dan medis. Penelitian kualitatif ini mengkaji pandangan Islam tentang kesehatan reproduksi melalui analisis Al-Qur'an, Hadis, dan interpretasi fukaha (ahli fikih) kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam sangat menganjurkan pernikahan sebagai satu-satunya institusi yang sah untuk hubungan seksual dan reproduksi, yang bertujuan membentuk keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Dalam pernikahan, hak dan kewajiban seksual suami-istri diatur secara seimbang. Islam menekankan pentingnya kebersihan (thaharah), seperti anjuran mandi wajib (ghusl) setelah hubungan seksual dan haid, yang memiliki implikasi higienis. Mengenai keluarga berencana (tanzhim al-nasl), mayoritas ulama memperbolehkan penggunaan metode kontrasepsi non-permanen dengan alasan yang dibenarkan syariat, seperti menjaga kesehatan ibu atau mengatur jarak kelahiran, selama didasari kesepakatan suami-istri. Aborsi (ijhadh) secara tegas diharamkan setelah peniupan ruh (umumnya dipahami setelah 120 hari), namun diperdebatkan kebolehannya sebelum itu jika ada alasan medis yang sangat kuat. Islam juga menekankan pentingnya pendidikan seksualitas (tarbiyah jinsiyyah) yang berbasis nilai-nilai malu (haya') dan tanggung jawab. Secara keseluruhan, pandangan Islam tentang kesehatan reproduksi bertujuan untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berakhlak mulia dalam bingkai pernikahan yang sah.
Keywords
References
Al-Qaradawi, Y. (2023). Fatwa-Fatwa Kontemporer Jilid 3 (Bab Keluarga dan Reproduksi). Gema Insani Press.
Amalia, R. (2023). Pandangan Ulama Kontemporer tentang Penggunaan Teknologi Reproduksi Berbantu (TRB). Jurnal Hukum Keluarga Islam, 11(2), 180-195.
Arifin, B. (2023). Pendidikan Seks untuk Anak Muslim: Panduan untuk Orang Tua. Pro-U Media.
As-Siba'i, M. (2023). Hukum-Hukum Wanita dalam Islam (Edisi Revisi). Pustaka Setia.
Athar, S. (Ed.). (2023). Islamic Perspectives in Obstetrics and Gynecology. Islamic Medical Association of North America.
Azzam, A. (2023). Konsep Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah sebagai Fondasi Kesehatan Reproduksi Keluarga. Jurnal Studi Pernikahan dan Keluarga, 8(1), 45-59.
Badri, M. (2023). The Issue of Abortion in Islam: A Scholarly Examination. The International Institute of Islamic Thought (IIIT).
Dahlan, A. (2023). Fikih Haid dan Nifas: Aspek Medis dan Ibadah. Jurnal Fikih Wanita, 6(2), 101-115.
Fauziah, L. (2023). Hak-Hak Reproduksi Istri dalam Pernikahan Menurut Fikih Islam. Jurnal Studi Gender dan Islam, 9(1), 60-75.
Haidar, A. (2023). Analisis Hukum Islam tentang Vasektomi dan Tubektomi. Jurnal Bioetika Islam, 7(2), 140-155.
Hidayati, N. (2023). Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Pranikah dalam Perspektif Islam. Jurnal Kesehatan Masyarakat Islami, 5(1), 33-44.
Inhorn, M. C. (2023). Cosmopolitan Conceptions: IVF and Assisted Reproduction in the Middle East. Duke University Press.
Kamal, M. (2023). Menjaga Keturunan (Hifzhu an-Nasl) dalam Era Modern. Lentera Hati.
Mardiana, E. (2023). Pandangan Islam tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Dampaknya pada Kesehatan Reproduksi. Jurnal Perlindungan Perempuan dan Anak, 6(2), 112-126.
Masfufah, S. (2023). Keluarga Berencana (Tanzhim al-Nasl) dalam Timbangan Maqashid al-Shariah. Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat, 21(1), 88-103.
Muttaqin, A. (2023). Ghusl (Mandi Wajib): Manfaat Higienis dan Spiritual. Jurnal Studi Thaharah, 4(1), 20-31.
Rispler-Chaim, V. (2023). Islamic Medical and Legal Tradition on the Fetus. Routledge.
Shihab, N. (2023). Pernikahan dan Seksualitas dalam Islam. Penerbit Republika.
Sulistiawati, N. (2023). Peran Ibu dalam Memberikan Pendidikan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Putri. Jurnal Pendidikan Keluarga, 7(2), 95-108.
Zaidan, A. K. (2023). Al-Mufassal fi Ahkam al-Mar'ah wa al-Bayt al-Muslim (Volume Pernikahan dan Talak). Mu'assasah al-Risalah.
Refbacks
- There are currently no refbacks.













