DINAMIKA KEKUASAAN DAN HEGEMONI DALAM JARINGAN ORGANISASI NON-PEMERINTAH GLOBAL

Autor(s): Zuhal Alfian Akbar

Abstract

Organisasi non-pemerintah global (ONP Global) seringkali dipandang sebagai aktor yang mewakili kepentingan masyarakat sipil, namun dinamika kekuasaan dan hegemoni internal serta eksternal dalam jaringan mereka masih perlu dieksplorasi. Pertanyaan muncul mengenai siapa yang benar-benar memiliki suara dan bagaimana agenda dibentuk. Penelitian ini menganalisis dinamika kekuasaan dan hegemoni dalam jaringan ONP Global, dengan fokus pada bagaimana aktor-aktor tertentu, baik negara donor, ONP raksasa, maupun individu berpengaruh, dapat membentuk narasi dan agenda pembangunan. Metode yang digunakan adalah analisis jaringan sosial terhadap kolaborasi antar-ONP, analisis wacana terhadap publikasi dan kampanye mereka, serta wawancara dengan perwakilan ONP dari berbagai negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada retorika partisipasi, seringkali terdapat pola hegemoni yang didominasi oleh ONP dari negara-negara maju atau yang memiliki akses ke sumber daya finansial besar. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa ini dapat membatasi representasi suara dari ONP lokal dan memaksakan agenda yang mungkin tidak sepenuhnya relevan dengan konteks lokal. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya mekanisme tata kelola yang lebih demokratis, peningkatan kapasitas ONP di negara berkembang, dan kesadaran kritis terhadap dinamika kekuasaan dalam upaya pembangunan global, guna memastikan bahwa ONP Global benar-benar berfungsi sebagai agen perubahan yang inklusif dan representatif.

 

Keywords

Kekuasaan, Hegemoni, Organisasi Non-Pemerintah Global, Jaringan Sosial, Pembangunan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.