PERAN TEKNOLOGI FINANSIAL DALAM MENDORONG INKLUSI KEUANGAN BAGI KELOMPOK MARGINAL

Autor(s): Munti Kunmiati

Abstract

Akses terbatas terhadap layanan keuangan formal seringkali menjadi hambatan bagi kelompok marginal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. Teknologi finansial atau fintech, menawarkan potensi besar untuk mendorong inklusi keuangan dengan menyediakan layanan yang lebih mudah diakses dan terjangkau. Penelitian ini menganalisis peran teknologi finansial dalam mendorong inklusi keuangan bagi kelompok marginal, seperti petani kecil, pekerja informal, atau perempuan di daerah pedesaan. Metode yang digunakan adalah studi kasus di beberapa negara berkembang yang telah mengadopsi solusi fintech, melibatkan survei terhadap pengguna fintech, wawancara dengan penyedia layanan, dan analisis data transaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech, seperti pembayaran digital, pinjaman mikro berbasis aplikasi, dan asuransi digital, telah berhasil menjangkau segmen populasi yang sebelumnya tidak terlayani oleh bank tradisional. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kemudahan akses, biaya rendah, dan persyaratan yang fleksibel adalah faktor kunci dalam meningkatkan inklusi keuangan. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya kerangka regulasi yang adaptif, literasi digital dan finansial yang ditingkatkan, serta kemitraan antara fintech dan lembaga tradisional, guna memaksimalkan potensi fintech dalam mengurangi ketimpangan ekonomi dan memberdayakan kelompok marginal menuju pembangunan yang lebih inklusif.

 

Keywords

Teknologi Finansial, Inklusi Keuangan, Kelompok Marginal, Fintech, Pemberdayaan Ekonomi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.