SOSIOLOGI OLAHRAGA: FANATISME SUPORTER DAN IDENTITAS KOLEKTIF DI ERA DIGITAL

Autor(s): Syafaatul Ulya

Abstract

Olahraga tidak hanya sekadar kompetisi fisik, melainkan fenomena sosial yang kompleks, di mana fanatisme suporter dan pembentukan identitas kolektif memainkan peran sentral. Di era digital, interaksi suporter meluas ke platform daring, mengubah dinamika ini. Penelitian ini menganalisis fanatisme suporter dan pembentukan identitas kolektif di era digital dari perspektif sosiologi olahraga. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif di forum dan grup media sosial suporter, analisis konten terhadap unggahan dan interaksi, serta wawancara dengan suporter dari berbagai klub. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform digital memungkinkan suporter untuk terhubung secara global, memperkuat ikatan emosional, dan membangun identitas kolektif yang kuat melalui ritual daring seperti berbagi meme, diskusi strategi, dan perayaan kemenangan. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa fanatisme dapat bermanifestasi secara positif melalui dukungan moral dan solidaritas, namun juga dapat mengarah pada perilaku ekstrem seperti perundungan daring atau ujaran kebencian. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa era digital telah memperluas arena ekspresi fanatisme, menuntut pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika kelompok dan manajemen komunitas daring untuk mempromosikan interaksi yang sehat dan mencegah perilaku destruktif.

 

Keywords

Sosiologi Olahraga, Fanatisme Suporter, Identitas Kolektif, Era Digital, Komunitas Online

Refbacks

  • There are currently no refbacks.