RESPON SOSIAL TERHADAP PANDEMI: SOLIDARITAS DAN FRAGMENTASI KOMUNITAS DI TINGKAT LOKAL
Abstract
Pandemi global telah menjadi krisis sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya, memicu berbagai respons di tingkat komunitas lokal, mulai dari solidaritas yang kuat hingga fragmentasi dan polarisasi. Bagaimana komunitas menghadapi tekanan ekstrem ini masih memerlukan analisis mendalam. Penelitian ini menganalisis respons sosial terhadap pandemi, dengan fokus pada dinamika solidaritas dan fragmentasi komunitas di tingkat lokal. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif di beberapa komunitas lokal yang berbeda, melibatkan wawancara dengan warga, pemimpin komunitas, dan petugas kesehatan, serta observasi partisipatif terhadap inisiatif komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi awalnya memicu gelombang solidaritas melalui inisiatif saling bantu dan dukungan sosial. Namun, seiring waktu, fragmentasi dapat muncul akibat perbedaan persepsi risiko, ketidakpercayaan terhadap informasi, atau ketidaksetaraan dalam dampak ekonomi. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa modal sosial yang kuat sebelum pandemi berkorelasi dengan tingkat resiliensi yang lebih tinggi. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya membangun dan memelihara modal sosial di tingkat lokal, mempromosikan komunikasi yang transparan, dan mengatasi ketidaksetaraan yang mendasari, guna memperkuat resiliensi komunitas dalam menghadapi krisis di masa depan dan mencegah fragmentasi sosial yang lebih luas.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













