KIMIA LINGKUNGAN: PEMANTAUAN DAN REMEDIASI POLUSI MIKROPLASTIK DI EKOSISTEM AKUATIK
Abstract
Polusi mikroplastik telah menjadi masalah lingkungan global yang mendesak, mengancam ekosistem akuatik dan berpotensi berdampak pada kesehatan manusia. Ukuran kecil dan ketahanan mikroplastik membuatnya sulit untuk dideteksi dan dihilangkan dari lingkungan. Penelitian ini berfokus pada pengembangan metode pemantauan yang akurat dan strategi remediasi yang inovatif untuk mengatasi polusi mikroplastik di ekosistem akuatik. Kami mengumpulkan sampel air dan sedimen dari berbagai lokasi, termasuk sungai, danau, dan laut, kemudian menerapkan teknik ekstraksi dan identifikasi mikroplastik menggunakan spektroskopi inframerah transformasi Fourier dan spektroskopi Raman. Metode remediasi yang dieksplorasi meliputi penggunaan material adsorben baru berbasis biochar atau MOF, serta pendekatan bioremediasi menggunakan mikroorganisme yang mampu mendegradasi polimer tertentu. Hasil pemantauan menunjukkan konsentrasi mikroplastik yang bervariasi secara signifikan antar lokasi dan jenis, dengan dominasi fragmen polietilen dan polipropilen. Hasil remediasi menunjukkan bahwa material adsorben tertentu mampu menghilangkan hingga delapan puluh persen mikroplastik dari air dalam waktu singkat. Pembahasan lebih lanjut menyoroti tantangan dalam skala besar remediasi dan pentingnya pendekatan terpadu untuk mengurangi sumber polusi. Penemuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami skala masalah mikroplastik dan menawarkan solusi yang menjanjikan untuk mitigasi dampak lingkungan, melindungi keanekaragaman hayati akuatik.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













