STRATEGI PENGELOLAAN SARANA PRASARANA BERBASIS KOMUNITAS DI MI TERPENCIL: MENGATASI KETERBATASAN

Autor(s): Reni Prastiwi

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah (MI) di daerah terpencil seringkali menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana yang menghambat kualitas pembelajaran. Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan merumuskan strategi pengelolaan sarana prasarana berbasis komunitas yang efektif di MI terpencil, guna mengatasi keterbatasan dan meningkatkan fasilitas belajar. Metode yang digunakan meliputi studi kasus pada beberapa MI terpencil yang berhasil mengelola sarana prasarana dengan dukungan komunitas, wawancara dengan kepala madrasah, guru, tokoh masyarakat, dan orang tua, serta observasi kondisi fisik madrasah. Analisis dilakukan terhadap inisiatif komunitas dalam pengadaan, pemeliharaan, dan pengembangan fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelibatan aktif komunitas (misalnya, gotong royong, donasi lokal, kemitraan dengan pihak luar) sangat efektif dalam menyediakan dan merawat sarana prasarana yang memadai. Pembahasan menekankan bahwa semangat kebersamaan dan rasa memiliki komunitas adalah kunci untuk mengatasi keterbatasan sumber daya, menciptakan lingkungan belajar yang layak, dan memastikan keberlanjutan pendidikan di MI terpencil.

 

Keywords

Sarana Prasarana, Madrasah Ibtidaiyah, MI Terpencil, Pengelolaan Komunitas, Keterbatasan Sumber Daya

Refbacks

  • There are currently no refbacks.