KAJIAN FENOMENOLOGI PENGALAMAN BERAGAMA YANG MODERAT: STUDI KASUS INDIVIDU MUSLIM/KRISTEN/HINDU/BUDDHA
Abstract
Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya memahami pengalaman subjektif individu yang mempraktikkan moderasi beragama, melampaui definisi konseptual semata. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian fenomenologi terhadap pengalaman beragama individu yang dianggap moderat dari berbagai latar belakang agama, seperti Muslim, Kristen, Hindu, atau Buddha, untuk memahami bagaimana mereka menghayati dan menginternalisasi nilai-nilai moderasi dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara fenomenologis mendalam dengan individu-individu yang dipilih berdasarkan kriteria moderasi, dengan fokus pada narasi personal, refleksi, dan makna yang mereka berikan pada pengalaman keberagamaan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman beragama yang moderat seringkali ditandai oleh kesadaran akan kompleksitas, keterbukaan terhadap perbedaan, empati terhadap sesama, dan komitmen pada kebaikan universal. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa moderasi bukan hanya tentang tidak ekstrem, tetapi juga tentang kedalaman spiritual dan kemampuan untuk beradaptasi dengan realitas plural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman fenomenologis ini dapat memperkaya diskursus moderasi beragama, menjadikannya lebih personal dan relevan dengan kehidupan nyata umat beragama.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













