TRANSFORMASI SOSIAL DAN BUDAYA AKIBAT KEDATANGAN BANGSA EROPA DI PESISIR JAWA
Abstract
Penelitian ini mengkaji transformasi sosial dan budaya yang signifikan akibat kedatangan bangsa Eropa di wilayah pesisir Jawa, khususnya pada abad keenam belas dan ketujuh belas. Latar belakang masalahnya adalah bahwa interaksi awal dengan Portugis, Belanda, dan Inggris tidak hanya membawa perubahan politik dan ekonomi, tetapi juga memicu pergeseran mendalam dalam struktur sosial, gaya hidup, dan praktik budaya masyarakat pesisir. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak-dampak tersebut. Metode yang digunakan meliputi peninjauan ulang catatan-catatan perjalanan Eropa, arsip-arsip dagang, serta sumber-sumber lokal yang mungkin menggambarkan kehidupan di kota-kota pelabuhan seperti Banten, Jepara, dan Gresik. Analisis dilakukan terhadap perubahan dalam pola perdagangan, munculnya kelas sosial baru, adopsi teknologi atau gaya hidup Eropa, serta resistensi atau adaptasi budaya. Fokus diberikan pada bagaimana masyarakat lokal berinteraksi dengan pendatang, baik melalui perkawinan campur, pertukaran pengetahuan, atau konflik. Hasil yang diharapkan adalah identifikasi area-area transformasi yang paling menonjol, seperti dalam arsitektur, kuliner, bahasa, atau sistem kepercayaan. Pembahasan akan menyoroti kompleksitas proses akulturasi dan hibridisasi budaya, menunjukkan bahwa kedatangan Eropa adalah katalisator bagi perubahan yang membentuk identitas masyarakat pesisir Jawa yang unik dan dinamis.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













