OPTIMALISASI SIKLUS BAHAN BAKAR NUKLIR TERTUTUP UNTUK PENGURANGAN LIMBAH RADIOAKTIF

Autor(s): Sentot Heru Subiyakto

Abstract

Pengelolaan limbah radioaktif jangka panjang merupakan salah satu tantangan terbesar dalam keberlanjutan energi nuklir. Siklus bahan bakar nuklir terbuka, yang saat ini dominan, menghasilkan limbah tingkat tinggi yang memerlukan penyimpanan geologis dalam jangka waktu sangat panjang. Penelitian ini menganalisis optimalisasi siklus bahan bakar nuklir tertutup, termasuk reprosesing dan daur ulang bahan bakar bekas, sebagai strategi untuk mengurangi volume dan toksisitas limbah radioaktif. Metode yang digunakan adalah simulasi neutronik dan termal terhadap berbagai skenario daur ulang, serta analisis kelayakan ekonomi dan lingkungan dari teknologi reprosesing canggih seperti piroprosesing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daur ulang aktinida minor (neptunium, amerisium, kurium) dan produk fisi berumur panjang dapat secara signifikan mengurangi volume limbah yang memerlukan penyimpanan permanen dan memperpendek waktu paruh radioaktivitasnya. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa siklus tertutup juga meningkatkan pemanfaatan sumber daya uranium dan torium. Implikasi dari temuan ini adalah peningkatan keamanan dan keberlanjutan energi nuklir dengan meminimalkan jejak limbah, mendukung penerimaan publik dan mempercepat pengembangan teknologi reaktor yang mampu mengonsumsi bahan bakar daur ulang secara efisien.

 

Keywords

Siklus Bahan Bakar Nuklir, Limbah Radioaktif, Reprosesing, Daur Ulang, Keberlanjutan Nuklir

Refbacks

  • There are currently no refbacks.