PENGEMBANGAN TEKNIK PENGUKURAN DOSIS RADIASI INTERNAL UNTUK PROTEKSI RADIOLOGI PERSONEL
Abstract
Personel yang bekerja dengan material radioaktif berpotensi terpapar radiasi internal melalui inhalasi atau ingesti, yang memerlukan pengukuran dosis akurat untuk proteksi radiologi yang efektif. Metode pengukuran konvensional seringkali invasif atau kurang sensitif. Penelitian ini berfokus pada pengembangan teknik pengukuran dosis radiasi internal yang inovatif, menggunakan bioassay tidak invasif dan spektrometri gamma in-vivo dengan detektor semikonduktor berpresisi tinggi. Metode yang digunakan adalah kalibrasi sistem pengukuran menggunakan fantom manusia yang mengandung sumber radioaktif standar, serta pengujian pada sampel biologis dan personel yang terpapar radiasi tingkat rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik yang dikembangkan mampu mendeteksi dan mengukur aktivitas radioaktif dalam tubuh dengan sensitivitas tinggi dan akurasi yang baik, bahkan untuk isotop yang sulit dideteksi. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa metode ini memungkinkan pemantauan dosis internal secara real-time dan personalisasi program proteksi radiologi. Implikasi dari temuan ini adalah peningkatan keamanan dan kesehatan pekerja radiasi, kepatuhan terhadap standar proteksi radiologi internasional, dan pengurangan risiko penyakit akibat paparan radiasi internal, mempercepat implementasi praktik proteksi radiologi yang lebih canggih dan efektif.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













