PENGEMBANGAN SISTEM KEAMANAN SIBER UNTUK PENGENDALIAN REAKTOR NUKLIR
Abstract
Sistem kontrol dan instrumentasi reaktor nuklir semakin terhubung secara digital, menjadikannya rentan terhadap serangan siber yang dapat mengganggu operasional atau bahkan menyebabkan kecelakaan. Keamanan siber menjadi aspek krusial dalam keselamatan nuklir. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem keamanan siber yang komprehensif untuk pengendalian reaktor nuklir, dengan mempertimbangkan arsitektur jaringan, protokol komunikasi, dan kerentanan perangkat lunak. Metode yang digunakan adalah analisis kerentanan siber terhadap sistem kontrol reaktor yang ada, pengembangan arsitektur keamanan berlapis, dan pengujian penetrasi pada sistem simulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi segmentasi jaringan, enkripsi komunikasi, sistem deteksi intrusi, dan pelatihan personel dalam keamanan siber secara signifikan meningkatkan ketahanan terhadap serangan. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa pendekatan keamanan holistik yang mencakup aspek teknis, prosedural, dan manusia sangat penting. Implikasi dari temuan ini adalah peningkatan keamanan operasional reaktor nuklir, pengurangan risiko serangan siber yang merusak, dan peningkatan kepercayaan publik terhadap teknologi nuklir, mempercepat adopsi praktik keamanan siber mutakhir dalam industri nuklir yang sangat sensitif.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













