TANTANGAN PENGELOLAAN KURBAN DI TENGAH PANDEMI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP DISTRIBUSI

Autor(s): Nurul Hidayati

Abstract

Penelitian ini menganalisis tantangan pengelolaan kurban di tengah pandemi dan implikasinya terhadap distribusi daging kurban. Latar belakang masalahnya adalah bahwa pandemi global telah membatasi mobilitas, meningkatkan kekhawatiran kesehatan, dan mengubah protokol sosial, yang secara signifikan memengaruhi pelaksanaan ibadah kurban yang bersifat komunal. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif terhadap beberapa lembaga pengelola kurban dan masjid yang beradaptasi selama pandemi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan panitia, analisis protokol kesehatan yang diterapkan, dan laporan distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi pembatasan kerumunan, penerapan protokol kesehatan yang ketat, peningkatan permintaan kurban online, dan kesulitan dalam distribusi ke wilayah yang menerapkan lockdown. Implikasinya adalah pergeseran signifikan menuju kurban online, penggunaan teknologi untuk pemantauan, dan peningkatan kesadaran akan higienitas. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa adaptasi cepat dan inovasi adalah kunci untuk mengatasi tantangan ini. Studi ini menyimpulkan bahwa pandemi telah memaksa perubahan fundamental dalam pengelolaan kurban, mendorong adopsi digitalisasi dan praktik yang lebih higienis. Pembelajaran dari periode ini dapat menjadi dasar untuk pengelolaan kurban yang lebih tangguh dan adaptif di masa depan, siap menghadapi berbagai kondisi tak terduga.

 

Keywords

Tantangan, Pengelolaan Kurban, Pandemi, Distribusi, Implikasi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.