FENOMENA TAFSIR SUFI AL-QUR'AN: RELEVANSI SPIRITUAL DI ERA MODERN
Abstract
Tafsir sufi Al-Qur'an, yang berfokus pada makna-makna batin dan spiritual ayat-ayat, seringkali dianggap esoteris dan kurang relevan di era modern yang rasionalistik. Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi fenomena tafsir sufi Al-Qur'an, menganalisis metodologi dan karakteristiknya, serta menilai relevansi spiritualnya bagi individu dan masyarakat di era modern yang cenderung materialistis. Metode yang digunakan meliputi studi literatur terhadap karya-karya tafsir sufi terkemuka (misalnya, Tafsir al-Tustari, Haqaiq al-Tafsir oleh al-Sulami, Ruh al-Ma'ani oleh al-Alusi). Analisis dilakukan terhadap beberapa contoh penafsiran sufi pada ayat-ayat tertentu untuk memahami bagaimana mereka menggali makna-makna batin dan hubungannya dengan pengalaman spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir sufi, meskipun menggunakan bahasa simbolik, menawarkan kedalaman spiritual yang dapat mengatasi kekeringan batin dan krisis makna di era modern. Pembahasan menekankan bahwa tafsir sufi melengkapi tafsir lahiriah, memberikan dimensi spiritual yang penting bagi penghayatan Al-Qur'an, dan relevan dalam membentuk karakter individu yang berakhlak mulia serta masyarakat yang lebih harmonis, serta memberikan solusi atas tantangan spiritualitas di tengah hiruk pikuk kehidupan modern.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













