PERTAHANAN UDARA TERPADU: STRATEGI MENGHADAPI ANCAMAN DRONE DAN PESAWAT TANPA AWAK

Autor(s): Lulud Wijayanti

Abstract

Proliferasi drone dan pesawat tanpa awak, baik yang digunakan oleh aktor negara maupun non-negara, telah mengubah lanskap ancaman udara, menuntut strategi pertahanan udara terpadu yang adaptif. Kapabilitas drone yang semakin canggih, dari pengintaian hingga serangan, menimbulkan tantangan baru. Penelitian ini menganalisis strategi pertahanan udara terpadu dalam menghadapi ancaman drone dan pesawat tanpa awak. Metode yang digunakan adalah analisis teknologi anti-drone yang berkembang, studi kasus insiden penggunaan drone yang merugikan, dan simulasi skenario ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertahanan udara terpadu yang efektif melibatkan kombinasi deteksi multi-sensor (radar, optik, akustik), sistem jamming, penembak jitu, dan bahkan penggunaan drone anti-drone. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa tantangan utama meliputi identifikasi drone kecil, kemampuan swarm, dan biaya yang relatif rendah dari ancaman ini. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya investasi pada riset dan pengembangan teknologi anti-drone, pengembangan kerangka hukum yang jelas untuk penggunaan drone, dan pelatihan personel yang sangat terampil, guna memastikan bahwa negara memiliki kapabilitas yang memadai untuk melindungi wilayah udara dan infrastruktur vital dari ancaman pesawat tanpa awak yang terus berevolusi.

 

Keywords

Pertahanan Udara, Drone, Pesawat Tanpa Awak, Ancaman, Strategi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.