KEBIJAKAN PERTAHANAN UNTUK MELINDUNGI INFRASTRUKTUR KRITIS MARITIM DARI ANCAMAN HIBRIDA

Autor(s): Siti Makhmudah

Abstract

Infrastruktur kritis maritim, seperti pelabuhan, jalur pelayaran, dan platform lepas pantai, sangat vital bagi ekonomi dan pertahanan nasional, namun rentan terhadap ancaman hibrida yang mengombinasikan elemen militer, siber, dan kriminal. Perlindungan yang efektif menuntut kebijakan yang komprehensif. Penelitian ini menganalisis kebijakan pertahanan untuk melindungi infrastruktur kritis maritim dari ancaman hibrida. Metode yang digunakan adalah analisis kebijakan keamanan maritim di beberapa negara dengan infrastruktur maritim yang luas, studi kasus serangan hibrida terhadap aset maritim, dan wawancara dengan pakar keamanan maritim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang efektif melibatkan penguatan patroli maritim, kapabilitas keamanan siber, intelijen maritim, dan kolaborasi antara angkatan laut, penjaga pantai, serta sektor swasta. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa tantangan utama meliputi luasnya wilayah yang harus dilindungi, sifat ancaman yang tidak teridentifikasi, dan kesulitan dalam atribusi. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya investasi pada teknologi pengawasan maritim, pelatihan personel untuk menghadapi ancaman hibrida, dan penguatan kerja sama regional, guna memastikan keamanan dan resiliensi infrastruktur kritis maritim dari berbagai bentuk ancaman yang terus berkembang.

 

Keywords

Kebijakan Pertahanan, Infrastruktur Kritis, Maritim, Ancaman Hibrida, Keamanan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.