STRATEGI EKONOMI SIRKULAR UNTUK MINERAL KRITIS: DARI LIMBAH KE SUMBER DAYA
Abstract
Ketergantungan pada penambangan primer dan kelangkaan mineral kritis, yang esensial untuk teknologi modern, menjadi latar belakang masalah yang mendesak. Dampak lingkungan dari penambangan juga merupakan perhatian utama. Penelitian ini mengusulkan strategi ekonomi sirkular komprehensif untuk mineral kritis, mengubah limbah menjadi sumber daya bernilai tinggi. Metode yang dieksplorasi meliputi penambangan urban dari limbah elektronik, daur ulang baterai kendaraan listrik, dan pemulihan mineral dari aliran limbah industri. Pendekatan yang digunakan mencakup hidrometalurgi, pirometalurgi, dan biometalurgi yang dioptimalkan untuk ekstraksi selektif mineral seperti litium, kobalt, nikel, dan elemen tanah jarang. Hasil menunjukkan bahwa sejumlah besar mineral kritis dapat dipulihkan dari berbagai aliran limbah dengan kemurnian yang cukup untuk digunakan kembali dalam produksi baru. Pembahasan menyoroti potensi ekonomi sirkular untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan mineral baru, meminimalkan dampak lingkungan, dan menciptakan rantai pasok yang lebih tangguh. Tantangan terkait pengumpulan, pemilahan, dan pemrosesan limbah dalam skala besar juga dianalisis.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













