BIO-CONCRETE: MATERIAL BANGUNAN BERKELANJUTAN DENGAN KARBON NEGATIF

Autor(s): Reni Prastiwi

Abstract

Industri konstruksi adalah salah satu penyumbang emisi karbon terbesar, terutama dari produksi semen. Latar belakang masalah ini adalah kebutuhan akan material bangunan yang lebih ramah lingkungan dan bahkan mampu menyerap karbon. Penelitian ini mengeksplorasi pengembangan bio-concrete, yaitu material bangunan inovatif yang memiliki jejak karbon negatif atau netral. Metode yang digunakan meliputi penggunaan agregat daur ulang, pengganti semen berbasis biomassa atau limbah industri, dan integrasi mikroorganisme yang mampu mengendapkan kalsium karbonat atau menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Fokus diberikan pada peningkatan kekuatan, durabilitas, dan sifat penyerapan karbon dari bio-concrete. Hasil menunjukkan bahwa bio-concrete dapat mencapai kekuatan yang sebanding dengan beton konvensional sambil secara signifikan mengurangi emisi karbon, bahkan berpotensi menyerap karbon selama masa pakainya. Pembahasan menyoroti potensi bio-concrete untuk merevolusi industri konstruksi, menciptakan bangunan yang lebih berkelanjutan, dan berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim. Tantangan terkait standarisasi dan skalabilitas produksi juga dibahas.

 

Keywords

Bio-Concrete, Material Bangunan, Karbon Negatif, Keberlanjutan, Konstruksi Hijau

Refbacks

  • There are currently no refbacks.