PERAN VIRTUAL REALITY DAN AUGMENTED REALITY DALAM MENCIPTAKAN PENGALAMAN BELAJAR IMERSIF

Autor(s): Erwan Susanto

Abstract

Pembelajaran konsep abstrak atau kompleks seringkali terhambat oleh kurangnya pengalaman konkret. Teknologi virtual reality, atau VR, dan augmented reality, atau AR, menawarkan potensi untuk menciptakan pengalaman belajar imersif yang menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran VR dan AR dalam menciptakan pengalaman belajar imersif dan dampaknya terhadap pemahaman konseptual siswa sekolah menengah. Studi ini menggunakan desain eksperimen semu dengan melibatkan dua kelompok siswa, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan VR/AR untuk eksplorasi konsep dan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep, kuesioner pengalaman belajar, dan observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mencapai skor pemahaman konsep yang secara signifikan lebih tinggi dan melaporkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan mendalam. Pembahasan mengindikasikan bahwa VR/AR memungkinkan siswa untuk berinteraksi dengan objek virtual, memvisualisasikan proses yang kompleks, dan menjelajahi lingkungan yang tidak mungkin diakses secara fisik, sehingga meningkatkan pemahaman spasial dan konseptual. Implikasi dari studi ini adalah potensi transformatif VR/AR dalam pendidikan, menyediakan alat visualisasi yang revolusioner untuk mengatasi kesulitan abstraksi dan meningkatkan keterlibatan siswa melalui pengalaman belajar yang mendalam.

 

Keywords

Virtual Reality, Augmented Reality, Pengalaman Belajar Imersif, Pemahaman Konseptual, Teknologi Pendidikan, Visualisasi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.