INTEGRASI ASESMEN DIAGNOSTIK DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR
Abstract
Mengidentifikasi kesulitan belajar siswa secara dini merupakan langkah krusial untuk memberikan intervensi yang tepat dan mencegah kesenjangan pemahaman yang semakin besar. Asesmen diagnostik, yang bertujuan untuk mengungkap akar masalah kesulitan belajar, perlu diintegrasikan secara sistematis dalam perencanaan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi asesmen diagnostik dalam perencanaan pembelajaran untuk mengatasi kesulitan belajar siswa sekolah dasar. Studi ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Guru dilatih untuk merancang dan mengimplementasikan asesmen diagnostik sebelum memulai unit pembelajaran, kemudian menggunakan hasilnya untuk menyesuaikan strategi pengajaran dan materi. Data dikumpulkan melalui analisis hasil asesmen diagnostik, rencana pembelajaran guru, dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi asesmen diagnostik secara signifikan membantu guru dalam mengidentifikasi miskonsepsi dan kesenjangan pemahaman siswa, yang pada gilirannya memungkinkan mereka untuk merancang pembelajaran yang lebih tepat sasaran. Pembahasan mengindikasikan bahwa asesmen diagnostik bukan hanya alat evaluasi, melainkan juga panduan untuk perencanaan instruksional yang responsif. Implikasi dari studi ini adalah rekomendasi untuk menekankan pentingnya asesmen diagnostik dalam pelatihan guru dan pengembangan kurikulum, memastikan bahwa pembelajaran dimulai dari titik kebutuhan siswa.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













