PENGELOLAAN SARANA PRASARANA BERBASIS KOMUNITAS DI SEKOLAH DASAR TERPENCIL

Autor(s): Siswanto Siswanto

Abstract

Sekolah Dasar (SD) di daerah terpencil seringkali menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana yang menghambat kualitas pembelajaran. Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan merumuskan strategi pengelolaan sarana prasarana berbasis komunitas yang efektif di SD terpencil, guna mengatasi keterbatasan dan meningkatkan fasilitas belajar. Metode yang digunakan meliputi studi kasus pada beberapa SD terpencil yang berhasil mengelola sarana prasarana dengan dukungan komunitas, wawancara dengan kepala sekolah, guru, tokoh masyarakat, dan orang tua, serta observasi kondisi fisik sekolah. Analisis dilakukan terhadap inisiatif komunitas dalam pengadaan, pemeliharaan, dan pengembangan fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelibatan aktif komunitas (misalnya, gotong royong, donasi lokal, kemitraan dengan pihak luar) sangat efektif dalam menyediakan dan merawat sarana prasarana yang memadai. Pembahasan menekankan bahwa semangat kebersamaan dan rasa memiliki komunitas adalah kunci untuk mengatasi keterbatasan sumber daya, menciptakan lingkungan belajar yang layak, dan memastikan keberlanjutan pendidikan di SD terpencil.

 

Keywords

Sarana Prasarana, Sekolah Dasar, SD Terpencil, Pengelolaan Komunitas, Keterbatasan Sumber Daya

Refbacks

  • There are currently no refbacks.