PEMBANGUNAN SOSIAL BERBASIS MASJID: STUDI KASUS MODEL PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT.

Autor(s): Muh Riza Syaifulloh

Abstract

Masjid, sebagai pusat ibadah dan komunitas Muslim, memiliki potensi besar untuk tidak hanya berfungsi sebagai tempat spiritual tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan sosial dan ekonomi umat. Di banyak wilayah, masjid telah bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan yang menginisiasi program-program ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Latar belakang ini menyoroti urgensi untuk mengkaji model-model pemberdayaan ekonomi berbasis masjid yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembangunan sosial berbasis masjid, dengan fokus pada program pemberdayaan ekonomi umat. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada dua hingga tiga masjid di Indonesia yang dikenal berhasil dalam mengimplementasikan program ekonomi produktif (misalnya, koperasi syariah, pelatihan keterampilan, inkubasi UMKM). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengurus masjid, imam, tokoh masyarakat, peserta program, serta analisis dokumen program dan laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan masjid yang visioner, transparan, dan partisipatif adalah kunci keberhasilan. Program yang berhasil umumnya melibatkan identifikasi kebutuhan komunitas, mobilisasi sumber daya lokal, pembangunan kemitraan strategis, dan pendampingan berkelanjutan bagi mustahik. Pembahasan akan menguraikan faktor-faktor pendukung dan penghambat, seperti kapasitas manajemen, dukungan jamaah, dan regulasi. Implikasi dari penelitian ini adalah penyediaan model replikatif bagi masjid-masjid lain untuk mengoptimalkan perannya dalam pembangunan sosial ekonomi, menunjukkan bahwa masjid dapat menjadi pusat yang dinamis untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi komunitas Muslim.

 

Keywords

Pembangunan Sosial, Masjid, Pemberdayaan Ekonomi, Komunitas, Model.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.