WAKAF TUNAI UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR SOSIAL: STUDI POTENSI DAN IMPLEMENTASI.
Abstract
Infrastruktur sosial seperti rumah sakit, sekolah, perpustakaan, dan fasilitas umum lainnya sangat krusial untuk pembangunan masyarakat, namun seringkali menghadapi kendala pendanaan, terutama di negara berkembang. Wakaf tunai, sebagai bentuk wakaf yang lebih fleksibel dan dapat dikumpulkan dari berbagai lapisan masyarakat, memiliki potensi besar untuk membiayai pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur sosial ini secara berkelanjutan. Latar belakang ini menyoroti potensi wakaf tunai. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi dan implementasi wakaf tunai untuk pembangunan infrastruktur sosial. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada beberapa lembaga nazir wakaf di Indonesia yang telah berhasil mengelola wakaf tunai untuk pembangunan fasilitas sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola wakaf, arsitek/perencana, penerima manfaat, dan donatur, serta analisis dokumen proyek dan laporan keuangan. Fokus analisis adalah pada bagaimana wakaf tunai dikumpulkan, diinvestasikan, dan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, serta tantangan dan peluang dalam prosesnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakaf tunai, jika dikelola secara profesional dan transparan, dapat menjadi sumber pendanaan yang signifikan untuk pembangunan infrastruktur sosial yang berdampak luas. Pembahasan akan menguraikan inovasi model pengelolaan wakaf tunai, seperti crowdfunding dan kemitraan dengan pemerintah/swasta. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi bagi nazir wakaf, pemerintah, dan masyarakat untuk mengoptimalkan potensi wakaf tunai melalui regulasi yang mendukung, peningkatan literasi wakaf, dan pengembangan proyek-proyek inovatif, guna mempercepat pembangunan infrastruktur sosial yang vital bagi kesejahteraan masyarakat.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













