PERAN ULAMA DAN TOKOH MASYARAKAT DALAM MEDIASI KONFLIK SOSIAL BERBASIS NILAI ISLAM.

Autor(s): Zuhal Alfian Akbar

Abstract

Konflik sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika masyarakat, namun resolusinya memerlukan peran aktif dari pihak-pihak yang dihormati dan dipercaya. Dalam komunitas Muslim, ulama dan tokoh masyarakat seringkali menjadi figur sentral dalam mediasi konflik, dengan menggunakan nilai-nilai Islam seperti islah (perdamaian), musyawarah, pemaafan, dan keadilan sebagai landasan. Latar belakang ini menyoroti peran penting mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran ulama dan tokoh masyarakat dalam mediasi konflik sosial berbasis nilai Islam. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada beberapa kasus konflik sosial (misalnya, sengketa tanah, perselisihan keluarga, konflik antar kelompok) di komunitas Muslim di Indonesia yang berhasil dimediasi oleh ulama atau tokoh masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik, mediator, dan saksi, serta analisis proses mediasi. Fokus analisis adalah pada strategi mediasi yang digunakan, nilai-nilai Islam yang ditekankan, dan faktor-faktor yang berkontribusi pada keberhasilan penyelesaian konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otoritas moral, pengetahuan agama, dan kemampuan komunikasi yang baik dari ulama/tokoh masyarakat sangat krusial dalam memediasi konflik. Pembahasan akan menguraikan tantangan yang dihadapi, seperti kepentingan yang berbeda dan emosi yang tinggi. Implikasi dari penelitian ini adalah penyediaan panduan praktis bagi ulama dan tokoh masyarakat untuk memperkuat peran mereka sebagai agen perdamaian, serta rekomendasi bagi lembaga pemerintah untuk berkolaborasi dengan mereka dalam membangun mekanisme resolusi konflik yang efektif dan berkelanjutan di masyarakat.

 

Keywords

Ulama, Tokoh Masyarakat, Mediasi Konflik, Nilai Islam, Resolusi Konflik.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.