PEMBERDAYAAN DISABILITAS DALAM KOMUNITAS MUSLIM: PENDEKATAN INKLUSIF BERBASIS NILAI ISLAM.
Abstract
Penyandang disabilitas seringkali menghadapi hambatan dalam aksesibilitas, partisipasi sosial, dan penerimaan di masyarakat. Islam, sebagai agama yang menjunjung tinggi martabat manusia dan menekankan keadilan serta kasih sayang, mendorong perlakuan yang inklusif terhadap penyandang disabilitas, memastikan hak-hak mereka terpenuhi dan potensi mereka dapat berkembang. Latar belakang ini menyoroti pentingnya inklusi disabilitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pemberdayaan disabilitas dalam komunitas Muslim dengan pendekatan inklusif berbasis nilai Islam. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada satu atau dua komunitas Muslim atau lembaga sosial Islam yang memiliki program pemberdayaan disabilitas yang inovatif (misalnya, pendidikan inklusif, pelatihan keterampilan, aksesibilitas masjid). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan penyandang disabilitas, keluarga mereka, pengelola program, dan tokoh agama, serta observasi pada kegiatan inklusif. Fokus analisis adalah pada bagaimana nilai-nilai Islam (misalnya, kesetaraan di hadapan Allah, pahala bagi yang menolong) digunakan untuk mengubah persepsi, menghilangkan stigma, dan menciptakan lingkungan yang mendukung partisipasi penuh penyandang disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program yang memberikan dukungan holistik (pendidikan, pekerjaan, sosial) dan melibatkan penyandang disabilitas dalam perencanaan efektif dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. Pembahasan akan menguraikan tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya fasilitas yang ramah disabilitas. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi bagi komunitas Muslim untuk mengembangkan program inklusi disabilitas yang lebih komprehensif, sesuai dengan ajaran Islam, guna menciptakan masyarakat yang lebih adil, berempati, dan menghargai keberagaman setiap individu.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













