PERAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI PLATFORM UTAMA PENYEBARAN PESAN DAKWAH DI KALANGAN GENERASI Z.

Autor(s): Lulud Wijayanti

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominasi media sosial dalam kehidupan sehari-hari Generasi Z, menjadikannya arena strategis namun kompleks untuk penyebaran pesan dakwah. Generasi Z, yang dikenal sebagai digital native, memiliki karakteristik unik dalam mengonsumsi informasi, termasuk preferensi terhadap konten visual, interaktif, dan singkat. Ini menuntut adaptasi signifikan dalam strategi dakwah agar relevan dan efektif menjangkau kelompok demografi ini. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana media sosial secara efektif berfungsi sebagai platform utama dakwah bagi Generasi Z, serta apa saja karakteristik konten dan pendekatan yang paling resonan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan kuesioner daring yang disebarkan kepada sampel Generasi Z di beberapa kota besar, dilengkapi dengan analisis konten kualitatif terhadap akun-akun dakwah populer di platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memang menjadi sumber utama informasi keagamaan bagi Generasi Z, dengan konten dakwah yang dikemas secara kreatif, personal, dan relevan dengan isu-isu kehidupan sehari-hari mereka mendapatkan respons positif. Pembahasan menguraikan bahwa personal branding da'i, penggunaan format video pendek, infografis, dan sesi tanya jawab interaktif adalah kunci keberhasilan. Namun, tantangan seperti validitas informasi, potensi disinformasi, dan superficialitas pesan juga perlu diatasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi media sosial dengan pendekatan yang tepat sangat krusial untuk dakwah kontemporer yang inklusif dan berkelanjutan bagi Generasi Z, membentuk pemahaman Islam yang moderat dan progresif.

 

Keywords

Media Sosial, Generasi Z, Pesan Dakwah, Digital Native, Konten Kreatif.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.