ETIKA ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM
Abstract
Penelitian ini mengkaji etika artificial intelligence atau kecerdasan buatan dari perspektif pendidikan Islam, menyoroti implikasi moral dan sosialnya. Latar belakang masalah menunjukkan bahwa perkembangan kecerdasan buatan yang pesat menimbulkan pertanyaan etis yang kompleks, sehingga diperlukan kerangka moral Islami untuk membimbing pengembangannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dan analisis filosofis-teologis, mengkaji prinsip-prinsip etika Islam seperti tauhid, keadilan, maslahah, dan amanah, kemudian menghubungkannya dengan isu-isu etika dalam kecerdasan buatan seperti privasi data, bias algoritma, dan otonomi manusia. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa pendidikan Islam memiliki peran krusial dalam menanamkan kesadaran etis pada generasi muda yang akan menjadi pengembang dan pengguna kecerdasan buatan. Pembahasan menguraikan bahwa kurikulum pendidikan Islam perlu mengintegrasikan pembahasan tentang etika teknologi, mendorong pemikiran kritis tentang dampak kecerdasan buatan, dan membentuk individu yang bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. Implikasi dari studi ini adalah rekomendasi untuk mengembangkan materi ajar tentang etika kecerdasan buatan dalam pendidikan Islam, memastikan bahwa inovasi teknologi sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan prinsip-prinsip syariah, serta menjamin bahwa kecerdasan buatan digunakan untuk kebaikan umat manusia.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













