KEPEMIMPINAN SOSIAL DALAM MENGATASI MASALAH KEMISKINAN BERBASIS ZAKAT DAN WAKAF.

Autor(s): A Wathon

Abstract

Kemiskinan masih menjadi masalah krusial di banyak negara Muslim, dan zakat serta wakaf merupakan instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar untuk mengatasi masalah ini. Namun, efektivitas instrumen ini sangat bergantung pada kepemimpinan sosial yang kuat, yang mampu mengelola, mendistribusikan, dan memberdayakan mustahik secara profesional dan transparan. Latar belakang ini mendorong kajian tentang peran kepemimpinan dalam filantropi Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan sosial dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat dan wakaf untuk mengatasi masalah kemiskinan. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada beberapa lembaga amil zakat (LAZ) dan nazir wakaf yang dikenal berhasil dalam program pemberdayaan ekonomi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para pemimpin lembaga, amil, mustahik, dan penerima manfaat, serta analisis laporan keuangan dan program. Fokus analisis adalah pada strategi kepemimpinan dalam penggalangan dana, distribusi yang tepat sasaran, program pemberdayaan yang berkelanjutan, dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang visioner, berintegritas, dan inovatif mampu meningkatkan kepercayaan publik, memperluas jangkauan penerima manfaat, dan menciptakan dampak ekonomi yang signifikan. Pembahasan akan menguraikan tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya kesadaran masyarakat dan regulasi yang belum optimal. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi bagi lembaga pengelola zakat dan wakaf untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan mereka, mengadopsi praktik terbaik, dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lain, guna memaksimalkan potensi filantropi Islam dalam pengentasan kemiskinan dan pembangunan ekonomi umat secara berkelanjutan.

 

Keywords

Kepemimpinan Sosial, Kemiskinan, Zakat, Wakaf, Filantropi Islam.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.