KEPEMIMPINAN KELUARGA MUSLIM DALAM MEMBENTUK GENERASI BERAKHLAK MULIA DI ERA DIGITAL.

Autor(s): Lulud Wijayanti

Abstract

Keluarga merupakan institusi pertama dan utama dalam pembentukan karakter dan akhlak anak. Di era digital, di mana anak-anak terpapar informasi dan pengaruh yang masif dari berbagai sumber, peran kepemimpinan orang tua dalam keluarga Muslim menjadi semakin kompleks dan krusial untuk membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia. Latar belakang ini menyoroti tantangan dan tanggung jawab keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis model kepemimpinan keluarga Muslim yang efektif dalam membentuk generasi berakhlak mulia di era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dengan orang tua, anak-anak, dan pendidik agama yang dianggap berhasil dalam mendidik anak di tengah gempuran digital. Fokus analisis adalah pada strategi kepemimpinan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai Islam, mengelola penggunaan teknologi, membangun komunikasi yang efektif, dan menjadi teladan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berbasis kasih sayang, dialog, konsistensi, dan pemanfaatan teknologi secara bijak (misalnya, filter konten, edukasi literasi digital) efektif dalam membentuk akhlak anak. Pembahasan akan menguraikan tantangan seperti adiksi gawai dan konten negatif, serta bagaimana orang tua dapat menghadapinya. Implikasi dari penelitian ini adalah penyediaan panduan praktis bagi keluarga Muslim untuk menguatkan kepemimpinan mereka, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan akhlak, dan membekali anak-anak dengan ketahanan moral di era digital, memastikan mereka menjadi generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga berakhlak mulia.

 

Keywords

Kepemimpinan Keluarga, Muslim, Akhlak Mulia, Era Digital, Pendidikan Anak.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.