KONSTRUKSI MEMORI KOLEKTIF TENTANG PERANG SALIB DALAM LITERATUR ARAB PASCA-ABAD KETIGA BELAS

Autor(s): Siti Makhmudah

Abstract

Perang Salib merupakan peristiwa traumatis bagi dunia Islam, namun bagaimana memori kolektif tentang konflik ini dikonstruksi dan ditransmisikan dalam literatur Arab pasca-abad ketiga belas masih memerlukan analisis mendalam. Narasi ini membentuk identitas dan persepsi tentang "yang lain." Penelitian ini menganalisis konstruksi memori kolektif tentang Perang Salib dalam literatur Arab pasca-abad ketiga belas, dengan fokus pada perubahan narasi, peran genre sastra (sejarah, puisi, risalah agama), dan dampaknya terhadap identitas Muslim. Metode yang digunakan adalah analisis wacana terhadap karya-karya sejarah, sastra, dan keagamaan yang ditulis setelah berakhirnya Perang Salib, serta perbandingan dengan narasi kontemporer konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memori kolektif tentang Perang Salib seringkali digunakan untuk memperkuat identitas Muslim, memobilisasi dukungan politik, dan memperingatkan terhadap ancaman eksternal. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan adanya proses seleksi dan interpretasi ulang peristiwa sejarah. Implikasi dari temuan ini adalah pemahaman yang lebih kompleks tentang bagaimana sejarah digunakan untuk membentuk identitas dan memengaruhi hubungan antarperadaban, menyoroti dinamika memori kolektif dalam masyarakat.

 

Keywords

Memori Kolektif, Perang Salib, Literatur Arab, Identitas Muslim, Historiografi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.