KONSTRUKSI IDENTITAS KESULTANAN DELI SEBAGAI PUSAT ISLAM DI SUMATERA TIMUR ABAD KESEMBILAN BELAS

Autor(s): Munti Kunmiati

Abstract

Kesultanan Deli di Sumatera Timur pada abad kesembilan belas mengalami proses konstruksi identitas yang kompleks sebagai pusat Islam, terutama di tengah tekanan kolonial dan persaingan dengan kekuatan lokal lainnya. Identitas ini penting untuk legitimasi politik dan keagamaan. Penelitian ini menganalisis konstruksi identitas Kesultanan Deli sebagai pusat Islam di Sumatera Timur abad kesembilan belas, dengan fokus pada peran ulama, institusi pendidikan Islam, dan patronase kesultanan terhadap praktik keagamaan. Metode yang digunakan adalah analisis arsip kolonial, catatan perjalanan, dan sumber-sumber lokal seperti hikayat dan silsilah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesultanan Deli secara aktif mempromosikan identitas Islam mereka melalui pembangunan masjid, madrasah, dan dukungan terhadap tarekat Sufi. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa identitas ini berfungsi sebagai alat untuk mengkonsolidasi kekuasaan dan membedakan diri dari kerajaan lain. Implikasi dari temuan ini adalah pemahaman yang lebih nuansa tentang dinamika Islamisasi di Asia Tenggara, menyoroti agensi aktor lokal dalam membentuk identitas keagamaan dan politik di tengah modernitas.

 

Keywords

Kesultanan Deli, Islam Sumatera Timur, Identitas Islam, Abad Kesembilan Belas, Sejarah Lokal

Refbacks

  • There are currently no refbacks.