AGROEKOLOGI UNTUK PENINGKATAN HASIL PANEN DAN KONSERVASI TANAH DI LAHAN KRITIS
Abstract
Degradasi lahan dan penurunan produktivitas di lahan kritis merupakan masalah serius yang mengancam ketahanan pangan, terutama di daerah pedesaan. Latar belakang penelitian ini adalah mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip agroekologi sebagai solusi holistik untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mengkonservasi tanah di lahan kritis. Metode yang digunakan meliputi implementasi praktik agroekologi seperti tumpang sari, penanaman tanaman penutup tanah, penggunaan pupuk organik, dan pengelolaan hama alami di lahan kritis. Perbandingan dilakukan dengan praktik pertanian konvensional. Parameter yang diukur meliputi hasil panen, kesuburan tanah (kandungan bahan organik, aktivitas mikroba), erosi tanah, dan keanekaragaman hayati. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan agroekologi secara signifikan meningkatkan hasil panen dalam jangka panjang, memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, serta mengurangi tingkat erosi. Pembahasan menekankan bahwa agroekologi bukan hanya tentang produktivitas, tetapi juga tentang membangun sistem pertanian yang resilien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan, krusial untuk ketahanan pangan di wilayah rentan.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













