OTORITAS TEKS SUCI DALAM EPISTEMOLOGI ISLAM KONTEMPORER: TANTANGAN HERMENEUTIKA

Autor(s): Muh Faisal Hidayatulloh

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah tantangan yang dihadapi otoritas teks suci Al-Quran dan Hadis dalam epistemologi Islam kontemporer, terutama dengan munculnya berbagai pendekatan hermeneutika modern yang terkadang mengikis makna tradisional atau menempatkan interpretasi di atas otoritas teks itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana otoritas teks suci dipertahankan atau direkonseptualisasi dalam pemikiran Islam kontemporer di tengah arus hermeneutika yang beragam, serta implikasinya terhadap pembentukan pengetahuan keagamaan. Metode yang digunakan adalah analisis kritis terhadap berbagai pendekatan hermeneutika dalam studi Islam kontemporer, membandingkannya dengan prinsip-prinsip ushul fiqh dan tafsir klasik, serta mengevaluasi argumen-argumen yang mendukung atau menentang reinterpretasi radikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya untuk membuka ruang interpretasi yang lebih luas, mayoritas pemikir Muslim kontemporer tetap mengakui otoritas fundamental teks suci sebagai sumber utama pengetahuan keagamaan, namun dengan penekanan pada konteks historis dan relevansi kontemporer. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa tantangan hermeneutika ini mendorong pengembangan metodologi baru yang memungkinkan pemahaman teks suci yang dinamis tanpa mengorbankan otoritasnya, sehingga menjaga relevansi Islam di tengah perubahan zaman dan memfasilitasi dialog intelektual yang konstruktif.

 

Keywords

Teks Suci, Epistemologi Islam, Hermeneutika, Otoritas, Pemikiran Kontemporer

Refbacks

  • There are currently no refbacks.