KONSEP KEINDAHAN DALAM AL-QURAN DAN IMPLIKASINYA PADA SENI ISLAM

Autor(s): Alifah Hasna

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah pentingnya konsep keindahan (jamal) dalam Al-Quran sebagai fondasi bagi estetika Islam, yang melampaui sekadar aspek fisik dan merangkum dimensi moral serta spiritual, namun seringkali belum dieksplorasi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana Al-Quran mendefinisikan dan memanifestasikan keindahan, menganalisis implikasinya terhadap pengembangan berbagai bentuk seni Islam, serta mengeksplorasi bagaimana seni Islam mencerminkan nilai-nilai keindahan ilahi. Metode yang digunakan adalah analisis tematik terhadap ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan keindahan, serta studi kasus terhadap contoh-contoh seni Islam seperti arsitektur, kaligrafi, dan pola geometris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Quran menggambarkan keindahan dalam berbagai aspek, mulai dari keindahan ciptaan alam semesta yang teratur dan harmonis, keindahan akhlak dan perilaku mulia, hingga keindahan nama-nama dan sifat-sifat Allah. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa seni Islam, yang seringkali non-figuratif, berusaha menangkap keindahan transenden ini melalui abstraksi, pola geometris, dan kaligrafi, yang mengundang kontemplasi tentang kesempurnaan ilahi. Implikasi dari konsep keindahan Al-Quran adalah bahwa seni dalam Islam bukan hanya untuk kesenangan indrawi, melainkan sarana untuk mengenal Tuhan dan mengungkapkan keagungan-Nya, sehingga seni menjadi jalan spiritual dan moral yang relevan untuk membangun kesadaran estetis yang mendalam.

 

Keywords

Keindahan, Al-Quran, Seni Islam, Estetika, Jamal

Refbacks

  • There are currently no refbacks.