PLURALISME AGAMA DALAM BINGKAI FILSAFAT ISLAM: SEBUAH PENDEKATAN INKLUSIF

Autor(s): Abdul Kholiq

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah meningkatnya konflik antaragama dan kebutuhan mendesak akan pemahaman pluralisme agama yang lebih inklusif di dunia yang semakin terhubung. Filsafat Islam, dengan tradisi toleransi dan pengakuan terhadap keragaman, memiliki potensi untuk menawarkan pendekatan pluralisme agama yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pluralisme agama dalam bingkai filsafat Islam, menganalisis dasar-dasar teologis dan filosofisnya dalam Al-Quran dan Hadis, serta mengeksplorasi bagaimana para pemikir Muslim klasik dan kontemporer mengembangkan pandangan inklusif terhadap agama-agama lain. Metode yang digunakan adalah studi pustaka normatif dan analisis konseptual terhadap ayat-ayat Al-Quran yang berbicara tentang keragaman, serta pandangan Ibnu Arabi, Jalaluddin Rumi, dan Nurcholish Madjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam mengakui kebenaran dalam agama-agama samawi sebelumnya dan menekankan pentingnya keadilan serta kebaikan dalam berinteraksi dengan penganut agama lain. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa pluralisme dalam Islam tidak berarti relativisme kebenaran, melainkan pengakuan akan keragaman jalan menuju Tuhan dan pentingnya dialog antariman. Pendekatan inklusif ini relevan untuk mempromosikan toleransi, mengurangi konflik, dan membangun masyarakat global yang harmonis, di mana perbedaan agama dapat menjadi sumber kekayaan bukan perpecahan, serta mendorong dialog peradaban yang konstruktif.

 

Keywords

Pluralisme Agama, Filsafat Islam, Inklusif, Toleransi, Dialog Antariman

Refbacks

  • There are currently no refbacks.