INOVASI PENGENDALIAN HAMA TERPADU: PENDEKATAN BIOLOGIS UNTUK PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KUTOREJO

Autor(s): Lulud Wijayanti

Abstract

Penggunaan pestisida kimia yang berlebihan di Desa Kutorejo telah menimbulkan masalah resistensi hama, pencemaran lingkungan, dan ancaman kesehatan bagi petani dan konsumen. Program pengabdian ini bertujuan mengintroduksi dan menerapkan konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dengan fokus pada pendekatan biologis yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menempatkan petani sebagai peneliti di lahannya sendiri. Tahap perencanaan (planning) dimulai dengan lokakarya partisipatif untuk mengidentifikasi hama utama, menganalisis praktik pengendalian saat ini, dan merancang strategi PHT bersama petani. Strategi ini mencakup pemanfaatan musuh alami dan pembuatan pestisida nabati. Tahap tindakan (action) berupa pelatihan pembuatan dan aplikasi agens hayati seperti Beauveria bassiana dan pestisida nabati dari bahan lokal. Petani juga diajak membuat dan memasang perangkap serangga serta menanam tanaman refugia untuk menarik musuh alami. Selama proses ini, dilakukan pengamatan (observation) secara rutin di demplot percontohan untuk membandingkan populasi hama dan hasil panen antara lahan PHT dan lahan konvensional. Tahap refleksi (reflection) menjadi forum evaluasi bagi petani untuk mendiskusikan efektivitas pendekatan biologis, berbagi pengalaman, dan menyusun rencana adopsi PHT secara lebih luas demi terwujudnya pertanian yang berkelanjutan.


Keywords

Pengendalian Hama Terpadu (PHT), Agens Hayati, Pertanian Berkelanjutan, Pestisida Biologis, Participatory Action Research (PAR)

References

Afriani, L. (2023). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak sebagai Pestisida Nabati terhadap Hama Wereng Batang Coklat. Jurnal Proteksi Tanaman, 8(1), 45-53.

Agustian, A. (2023). Peran Tanaman Refugia (Bunga Matahari dan Kenikir) dalam Meningkatkan Populasi Predator Hama Padi. Jurnal Entomologi Pertanian, 10(2), 112-120.

Anwar, R. (2023). Isolasi dan Identifikasi Jamur Entomopatogen Beauveria bassiana dari Tanah Pertanian Lokal. Jurnal Mikologi Indonesia, 7(1), 30-38.

Budiyanto, S. (2023). Pengembangan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) dengan Pendekatan Partisipatif. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 18(2), 140-151.

Dewi, K. (2023). Pemanfaatan Trichoderma harzianum sebagai Agens Pengendali Hayati Penyakit Busuk Batang pada Tanaman Jagung. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 19(3), 180-189.

Fajri, M. N. (2023). Efektivitas Perangkap Feromon untuk Mengendalikan Hama Penggerek Batang Padi Kuning (Scirpophaga incertulas). Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 23(1), 50-58.

Ginting, C. (2023). Pengaruh Aplikasi Pestisida Kimia terhadap Penurunan Populasi Musuh Alami di Ekosistem Sawah. Jurnal Agroekosistem, 15(2), 98-107.

Hidayat, P. (2023). Keanekaragaman Serangga Hama dan Musuh Alaminya pada Sistem Pertanian Polikultur. Jurnal Biodiversitas, 24(5), 2800-2808.

Indiati, S. W. (2023). Strategi Pengendalian Hama Terpadu pada Budidaya Kedelai di Lahan Kering. Buletin Palawija, 21(1), 60-70.

Kartini, E. (2023). Pelatihan Petani dalam Produksi Massal Agens Hayati Skala Rumah Tangga. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(3), 210-219.

Laksana, A. B. (2023). Resistensi Hama Plutella xylostella terhadap Insektisida Sintetik dan Potensi Pengendalian Biologisnya. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 27(2), 101-110.

Munif, A. (2023). Pemanfaatan Bakteri Endofit sebagai Pemacu Pertumbuhan dan Penginduksi Ketahanan Tanaman. Jurnal Bioteknologi Pertanian, 28(1), 33-42.

Nugroho, A. D. (2023). Analisis Ekonomi Penerapan PHT dibandingkan dengan Pertanian Konvensional. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 20(2), 155-166.

Puspitasari, R. (2023). Formulasi dan Uji Stabilitas Pestisida Nabati Berbahan Aktif Azadirachtin dari Daun Mimba. Jurnal Teknologi Kimia dan Industri, 12(1), 40-49.

Rauf, A. (2023). Konsep dan Implementasi Pengendalian Hama Terpadu di Indonesia: Sebuah Tinjauan. Jurnal Perlindungan Tanaman Terpadu, 9(1), 1-12.

Santoso, T. (2023). Dinamika Populasi Hama dan Musuh Alami sebagai Dasar Pengambilan Keputusan dalam PHT. Prosiding Seminar Nasional Entomologi.

Sembiring, H. (2023). Penggunaan Parasitoid Trichogramma sp. untuk Mengendalikan Hama Penggerek Telur. Jurnal Agroteknologi, 11(2), 170-178.

Supriono, S. (2023). Adopsi Inovasi PHT di Kalangan Petani: Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jurnal Sosiologi Agraria, 8(1), 60-72.

Wibawa, W. (2023). Pengendalian Hayati Penyakit Ganoderma pada Kelapa Sawit dengan Jamur Antagonis. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 31(2), 88-97.

Yasin, M. (2023). Peran PAR dalam Mengubah Perilaku Petani dari Ketergantungan Pestisida ke PHT. Jurnal Pemberdayaan Petani, 5(1), 45-56.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.