PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI DEBAT KLASIK PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI
Abstract
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas dua belas melalui debat klasik pada mata pelajaran sosiologi. Latar belakang masalahnya adalah bahwa siswa seringkali kurang mampu menganalisis isu-isu sosial dari berbagai perspektif, mengevaluasi argumen, dan menyusun posisi yang kuat, yang sering disebabkan oleh pembelajaran yang kurang interaktif. Metode penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus tindakan, di mana siswa secara aktif terlibat dalam debat mengenai isu-isu sosiologi kontemporer. Data dikumpulkan melalui penilaian keterampilan berpikir kritis, lembar observasi partisipasi debat, dan angket persepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan debat klasik, terjadi peningkatan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis siswa. Siswa menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam merumuskan argumen, menyajikan bukti, mengidentifikasi kelemahan argumen lawan, dan merespons secara logis. Mereka juga lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa debat klasik mendorong siswa untuk melakukan riset mendalam, berpikir cepat, dan menyusun argumen yang koheren, sehingga mengasah kemampuan berpikir kritis mereka secara komprehensif. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa debat klasik merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, dan guru disarankan untuk menciptakan lingkungan kelas yang mendukung diskusi dan pertukaran ide yang sehat.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













