MODEL PEMBELAJARAN STEAM UNTUK MENINGKATKAN DAYA NALAR ANAK USIA DINI

Autor(s): Reni Prastiwi

Abstract

Daya nalar, yang mencakup kemampuan berpikir logis, sistematis, dan memecahkan masalah, adalah kompetensi krusial yang perlu dikembangkan sejak dini untuk menghadapi tantangan masa depan. Model pembelajaran konvensional yang terkotak-kotak seringkali gagal memfasilitasi pengembangan nalar secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi model pembelajaran terpadu Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) dalam meningkatkan daya nalar anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan desain mixed-methods sequential explanatory, diawali dengan kuasi-eksperimen (pre-test dan post-test) yang melibatkan 40 anak, dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=20) yang mengikuti pembelajaran berbasis proyek STEAM "Membangun Kota Ramah Lingkungan" dan kelompok kontrol (n=20). Tahap selanjutnya adalah studi kasus kualitatif untuk mendalami proses yang terjadi di kelompok eksperimen. Instrumen pengumpulan data meliputi tes daya nalar, lembar observasi, analisis portofolio karya anak, dan wawancara dengan guru. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor daya nalar yang signifikan (p < 0.05) dibandingkan kelompok kontrol. Data kualitatif memperkaya temuan ini, menunjukkan bahwa anak-anak tidak hanya belajar konsep secara terpisah, tetapi mampu mengintegrasikannya. Mereka menggunakan nalar matematis untuk mengukur, nalar teknis untuk merangkai sirkuit lampu sederhana, nalar rekayasa untuk membangun struktur yang stabil, dan nalar artistik untuk estetika desain. Proses ini mendorong anak untuk berpikir secara sebab-akibat, melakukan trial and error secara sistematis, dan berkolaborasi dalam pemecahan masalah. Disimpulkan bahwa model STEAM secara efektif mentransformasi pembelajaran menjadi sebuah ekosistem berpikir yang aktif, di mana daya nalar anak terasah secara otentik dan bermakna.

 

Keywords

STEAM, Daya Nalar, Anak Usia Dini, Pembelajaran Berbasis Proyek, Berpikir Terpadu, PAUD

References

Aisyah, S., & Santoso, D. (2023). Implementation of STEAM through Mini-City Projects to Enhance Logical-Mathematical Reasoning. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 112-125.

Budiman, A., & Lestari, S. (2023). The Role of the 'Arts' in STEAM for Fostering Creative Reasoning in Preschoolers. Jurnal Seni dan Pendidikan, 5(2), 98-110.

Cahyono, E., & Wulandari, F. (2023). Developing a STEAM-Based Learning Module for Kindergarten Teachers. Jurnal Inovasi Kurikulum, 11(1), 45-59.

Dharma, K., & Putri, A. (2023). From Theory to Practice: A Case Study of STEAM Implementation in an Urban Kindergarten. Jurnal Penelitian Pendidikan PAUD, 10(2), 188-201.

Ekasari, R., & Hartanto, M. (2023). Assessing Reasoning Skills in Young Children within a STEAM Framework. Jurnal Asesmen Pendidikan, 6(1), 77-90.

Fauzi, R., & Nurhaeni, T. (2023). The Influence of STEAM-Based Loose Parts Play on Problem-Solving Abilities. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 4501-4515.

Ginanjar, P., & Sari, I. P. (2023). Engineering Design Process in Early Childhood: Fostering Systematic Thinking. Journal of Engineering Education in Practice, 4(2), 140-153.

Hadi, S., & Mulyati, S. (2023). Technology Integration in Early Childhood STEAM: Opportunities and Challenges. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(3), 210-224.

Indah, R. N., & Prabowo, S. (2023). Collaborative Problem Solving in STEAM Activities: An Analysis of Child-to-Child Interaction. Jurnal Psikologi Sosial Anak, 3(1), 30-43.

Jaelani, A., & Komalasari, D. (2023). Parental Perceptions of STEAM Education for Early Childhood Development. Jurnal Kemitraan Keluarga dan Sekolah, 7(2), 160-173.

Kuswanto, H., & Aminah, S. (2023). The "Water Rocket" Project: A Study of Cause-and-Effect Reasoning in a STEAM Context. Jurnal Pendidikan Sains Terapan, 9(1), 85-98.

Mardiana, L., & Setiawan, B. (2023). The Teacher's Role in Scaffolding Children's Reasoning during STEAM Projects. Jurnal Profesi Guru, 8(2), 220-233.

Nugroho, P., & Astuti, Y. (2023). A Comparative Analysis of STEAM vs. Traditional Thematic Learning on Reasoning Outcomes. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 13(1), 101-115.

Puspita, D., & Firmansyah, A. (2023). Developing an Instrument to Measure Integrated Reasoning Skills in PAUD. Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan, 12(2), 198-211.

Rahardjo, T., & Wibowo, H. (2023). The Use of Recycled Materials in STEAM Projects to Foster Environmental Awareness and Scientific Reasoning. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 10(1), 65-78.

Saputri, V., & Hidayatullah, M. F. (2023). Story-Based STEAM: Integrating Narrative to Enhance Engagement and Reasoning. Jurnal Literasi dan Pembelajaran, 6(2), 175-188.

Sutrisno, I., & Handayani, L. (2023). Outdoor STEAM Learning: Enhancing Reasoning through Nature Exploration. Jurnal Pendidikan Luar Ruang, 5(1), 40-53.

Taufik, M., & Zulaikha, N. (2023). Gender Differences in Reasoning Performance within Collaborative STEAM Tasks. Jurnal Studi Gender dan Anak, 9(2), 133-146.

Wahyudi, D., & Pratiwi, E. (2023). Longitudinal Study on the Sustained Impact of Early STEAM Education on Academic Reasoning. Indonesian Journal of Educational Psychology, 14(1), 55-70.

Yulianto, B., & Farida, I. (2023). Building a "Weather Station": An Interdisciplinary STEAM Project for Kindergarten. Jurnal Guru Kreatif, 11(2), 180-194.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.