DISRUPSI FINTECH TERHADAP INDUSTRI PERBANKAN TRADISIONAL TANTANGAN REGULASI DAN INOVASI MODEL BISNIS
Abstract
Penelitian ini mengkaji disrupsi yang ditimbulkan oleh fintech terhadap industri perbankan tradisional, serta tantangan regulasi dan inovasi model bisnis yang muncul. Latar belakang masalahnya adalah bahwa startup fintech telah memanfaatkan teknologi untuk menawarkan layanan keuangan yang lebih efisien, terjangkau, dan mudah diakses, mengancam dominasi bank-bank konvensional dan memaksa mereka untuk beradaptasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap beberapa startup fintech terkemuka dan respons inovasi dari bank-bank tradisional. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pendiri fintech dan eksekutif perbankan, analisis laporan industri, dan tinjauan kerangka regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech telah mendisrupsi area seperti pembayaran, pinjaman, manajemen investasi, dan asuransi, menawarkan pengalaman pelanggan yang lebih baik melalui aplikasi seluler dan personalisasi. Bank merespons dengan akuisisi fintech, kemitraan, atau pengembangan unit inovasi internal. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa tantangannya meliputi kepatuhan regulasi yang ketat, manajemen risiko siber, dan kebutuhan untuk membangun kepercayaan konsumen pada entitas non-bank. Studi ini menyimpulkan bahwa disrupsi fintech adalah kekuatan transformatif bagi industri perbankan. Bank-bank tradisional harus berinovasi model bisnis mereka, merangkul teknologi, dan berkolaborasi dengan fintech untuk tetap kompetitif, sambil regulator perlu menyeimbangkan inovasi dengan perlindungan konsumen dan stabilitas sistem keuangan.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













