PENGEMBANGAN SISTEM PENGAMANAN FISIK BERBASIS BIOMETRIK UNTUK FASILITAS NUKLIR
Abstract
Pengamanan fisik fasilitas nuklir memerlukan sistem kontrol akses yang sangat ketat untuk mencegah masuknya personel tidak berwenang. Metode identifikasi konvensional seringkali rentan terhadap pemalsuan atau kesalahan manusia. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem pengamanan fisik berbasis biometrik canggih, seperti pengenalan iris dan sidik jari multi-modal, untuk fasilitas nuklir. Metode yang digunakan adalah pengembangan algoritma pengenalan biometrik, integrasi sensor biometrik dengan sistem kontrol akses, dan pengujian kinerja dalam berbagai skenario keamanan, termasuk deteksi upaya pemalsuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem biometrik yang dikembangkan mampu mengidentifikasi personel dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi dan waktu respons yang cepat, secara signifikan mengurangi risiko akses tidak sah. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kombinasi beberapa modalitas biometrik meningkatkan keandalan dan ketahanan terhadap serangan. Implikasi dari temuan ini adalah peningkatan signifikan dalam keamanan fisik fasilitas nuklir, pengurangan risiko terorisme nuklir, dan optimalisasi prosedur kontrol akses, mempercepat adopsi teknologi biometrik mutakhir untuk perlindungan aset nuklir yang sangat sensitif.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













