MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS DAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN JARAK JAUH
Abstract
Pembelajaran jarak jauh, meskipun menawarkan fleksibilitas, seringkali menghadapi tantangan dalam mempertahankan keterlibatan dan efektivitas pembelajaran. Model blended learning, yang mengkombinasikan keunggulan pembelajaran daring dan tatap muka, menawarkan solusi untuk meningkatkan fleksibilitas dan efektivitas ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model blended learning untuk mata kuliah tertentu di perguruan tinggi, dengan fokus pada peningkatan fleksibilitas dan efektivitas pembelajaran. Model ini dirancang untuk mengintegrasikan materi daring yang dapat diakses kapan saja dengan sesi tatap muka interaktif untuk diskusi dan pemecahan masalah. Metode pengembangan menggunakan model ADDIE yang sistematis. Produk yang dihasilkan adalah modul blended learning yang mencakup video pembelajaran, kuis daring, forum diskusi, dan jadwal tatap muka. Hasil uji coba menunjukkan bahwa mahasiswa menunjukkan peningkatan yang signifikan pada fleksibilitas belajar mereka dan hasil belajar yang lebih baik. Pembahasan mengindikasikan bahwa blended learning memungkinkan mahasiswa untuk mengatur kecepatan belajar mereka sendiri dan memanfaatkan waktu tatap muka secara lebih efektif untuk interaksi mendalam. Implikasi dari studi ini adalah rekomendasi untuk mengadopsi model blended learning secara lebih luas, menciptakan pengalaman belajar yang lebih adaptif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa di era digital.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













