RADIKALISME DAN EKSTREMISME: AKAR MASALAH DAN STRATEGI DERADIKALISASI BERBASIS KOMUNITAS.

Autor(s): Siti Makhmudah

Abstract

Latar Belakang: Radikalisme dan ekstremisme, baik yang berbasis agama maupun ideologi lainnya, merupakan ancaman serius terhadap identitas nasional, persatuan, dan keamanan Indonesia. Fenomena ini tidak hanya melibatkan kekerasan fisik, tetapi juga penyebaran narasi kebencian dan intoleransi yang merusak kohesi sosial. Memahami akar masalah radikalisme dan mengembangkan strategi deradikalisasi yang efektif menjadi krusial. Pendekatan berbasis komunitas diyakini memiliki potensi besar karena melibatkan aktor-aktor lokal dan memanfaatkan kearifan lokal dalam upaya pencegahan dan penanggulangan.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan wawancara mendalam. Data dikumpulkan dari wawancara dengan mantan narapidana terorisme, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan pegiat deradikalisasi di beberapa komunitas yang pernah terpapar radikalisme. Selain itu, dilakukan analisis dokumen program deradikalisasi yang telah berjalan. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi faktor-faktor pendorong radikalisme, mengevaluasi efektivitas program deradikalisasi yang ada, dan merumuskan model strategi deradikalisasi berbasis komunitas yang adaptif dan berkelanjutan.

Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar masalah radikalisme seringkali kompleks, melibatkan faktor ideologis, sosial-ekonomi, dan psikologis. Strategi deradikalisasi berbasis komunitas terbukti efektif karena mampu menyentuh aspek-aspek personal dan sosial melalui pendekatan persuasif, dialog, dan pemberdayaan ekonomi. Pembahasan lebih lanjut menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah, masyarakat sipil, tokoh agama, dan keluarga dalam upaya deradikalisasi. Diperlukan pula penguatan narasi kebangsaan yang inklusif, pendidikan multikultural, serta program rehabilitasi yang komprehensif bagi mantan narapidana terorisme. Dengan demikian, upaya deradikalisasi dapat menjadi bagian integral dari penguatan wawasan kebangsaan, menciptakan masyarakat yang lebih toleran, damai, dan bersatu.

 

Keywords

Radikalisme, Ekstremisme, Deradikalisasi, Berbasis Komunitas, Akar Masalah, Toleransi, Identitas Nasional.

References

Abdullah, S. (2023). Model Deradikalisasi Berbasis Keluarga di Indonesia. Jurnal Studi Radikalisme, 8(2), 112-128.

Aditya, F. (2023). Peran Tokoh Agama dalam Pencegahan Radikalisme di Komunitas. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 5(1), 45-56.

Budianto, A. (2023). Pancasila sebagai Kontra-Narasi terhadap Ideologi Ekstremisme. Jurnal Pendidikan Pancasila, 15(3), 201-215.

Cahyo, D. (2023). Pemanfaatan Media Sosial untuk Kampanye Deradikalisasi yang Efektif. Jurnal Komunikasi Digital, 10(1), 78-92.

Dewi, L. (2023). Pengaruh Kesenjangan Ekonomi terhadap Kerentanan Terhadap Radikalisme. Jurnal Ekonomi Sosial, 12(4), 301-318.

Firmansyah, G. (2023). Studi Kasus Program Rehabilitasi Mantan Narapidana Terorisme. Jurnal Kriminologi dan Penjara, 7(2), 145-160.

Haryanto, E. (2023). Kearifan Lokal dalam Mencegah Radikalisme di Pedesaan. Jurnal Kearifan Lokal dan Pembangunan, 9(1), 1-15.

Irawan, W. (2023). Pancasila dan Konsep Kewarganegaraan Anti-Radikalisme. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(3), 220-235.

Joko, S. (2023). Peran Pemerintah Daerah dalam Program Pencegahan Radikalisme. Jurnal Pemerintahan Daerah, 4(2), 88-102.

Kartika, S. (2023). Analisis Psikologis Faktor Pendorong Seseorang Bergabung dengan Kelompok Ekstremis. Jurnal Psikologi Sosial, 3(1), 30-45.

Lestari, D. (2023). Pancasila sebagai Landasan Kebijakan Penanggulangan Terorisme. Jurnal Hukum Terorisme, 11(2), 170-185.

Maulana, S. (2023). Peran Lembaga Pendidikan dalam Membangun Toleransi dan Mencegah Ekstremisme. Jurnal Pendidikan dan Toleransi, 2(1), 5-20.

Nurhayati, I. (2023). Pemanfaatan Seni dan Budaya dalam Kampanye Deradikalisasi. Jurnal Seni dan Masyarakat, 5(4), 280-295.

Prabowo, H. (2023). Radikalisme di Kalangan Generasi Muda dan Strategi Pencegahannya. Jurnal Pemuda dan Radikalisme, 1(1), 10-25.

Putra, K. (2023). Kerangka Kerja Sama Multistakeholder dalam Upaya Deradikalisasi Nasional. Laporan Penelitian Pusat Studi Keamanan, Jakarta.

Rahayu, S. (2023). Pengaruh Polarisasi Politik terhadap Peningkatan Radikalisme. Jurnal Politik dan Keamanan, 14(3), 250-265.

Santoso, A. (2023). Studi Kasus Deradikalisasi di Lapas: Pendekatan Humanis. Jurnal Pemasyarakatan, 7(2), 100-115.

Susilo, B. (2023). Pancasila dan Konsep Kewarganegaraan yang Resilien terhadap Ideologi Ekstrem. Jurnal Kewarganegaraan dan Ideologi, 6(1), 40-55.

Utami, R. (2023). Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Mengedukasi Masyarakat tentang Bahaya Radikalisme. Jurnal Humas Pemerintah, 9(4), 320-335.

Wijaya, F. (2023). Radikalisme dan Tantangan Wawasan Kebangsaan di Era Post-Truth. Jurnal Filsafat dan Keamanan, 3(1), 60-75.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.