EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA: SOSIALISASI PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI PELEM
Abstract
Tingginya angka pernikahan dini di Desa Pelem merupakan masalah kompleks yang berakar pada rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi (kespro) dan dampaknya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi sebagai upaya strategis pencegahan pernikahan dini. Program ini mengimplementasikan metode Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan secara aktif remaja, orang tua, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan. Tahap awal adalah pemetaan masalah partisipatif untuk memahami persepsi, pengetahuan, dan faktor pendorong pernikahan dini dari sudut pandang komunitas. Berdasarkan temuan tersebut, dibentuklah tim "Duta Remaja Sehat" yang terdiri dari perwakilan pemuda-pemudi desa. Mereka kemudian dilatih menjadi pendidik sebaya (peer educator). Aksi utama berupa serangkaian kegiatan sosialisasi yang dipimpin oleh Duta Remaja Sehat, menggunakan metode yang menarik seperti diskusi interaktif, pemutaran film, dan studi kasus. Materi mencakup pubertas, risiko kehamilan usia dini, penyakit menular seksual, dan pentingnya perencanaan masa depan. Proses refleksi dan evaluasi dilakukan secara periodik bersama seluruh partisipan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap, serta memperkuat strategi program. Inisiatif ini diharapkan dapat memberdayakan remaja dengan pengetahuan yang benar, membangun sikap yang bertanggung jawab, dan menciptakan lingkungan sosial yang tidak mendukung praktik pernikahan dini.
Keywords
References
Adenina, S., dkk. (2023). Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Penyuluhan di Sekolah. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(3), 1001-1010.
Afandi, M., dkk. (2023). Implementasi Metode Participatory Action Research (PAR) dalam Peningkatan Kesadaran Hukum dan Pencegahan Pernikahan Dini. Jurnal Pengabdianmu, 2(1), 15-25.
Amelia, L., dkk. (2023). Sosialisasi Pencegahan dan Dampak Pernikahan Usia Dini terhadap Psikologis di Desa. Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat, 1(1), 1-5.
Asmiati, E. P. (2023). Hubungan Media Massa Dengan Pernikahan Dini Di Desa Curahkalong Kecamatan Bangsalsari. Skripsi. UIN Khas Jember.
Destiaji, R., & Syarifuddin, N. K. (2023). Implementasi Awiq-Awiq Merarik Kodeq di Desa Bengkel Kabupaten Lombok Barat. Proceeding Seminar Nasional Mahasiswa Sosiologi, 1, 17-25.
Fitria, A., Safitri, J., & Nisa, H. (2023). Hubungan Akses Informasi Kesehatan dengan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Mahasiswa. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 8(2), 180–188.
Kardina, M., & Magriasti, L. (2023). Peran Pendidikan Yang Berkualitas Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 6(2), 123-134.
Kushartawan, P. H., dkk. (2023). Upaya Mencegah Pernikahan Dini Melalui Sosialisasi di Desa Lingsar. Jurnal Wicara Desa, 1(4), 3373-3380.
Lorenz, F. Q. Q., & Permatasari, H. (2023). Implementasi Peer Education dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja Mengenai Kesehatan Reproduksi. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(2), 1817-1826.
Mahdi, D. Y., Indria, D. M., & Fauziyah, S. (2023). Pengaruh Pemberdayaan Perempuan dan Keterlibatan Suami terhadap Perilaku Pencarian Pelayanan Kesehatan. Jurnal Kedokteran Komunitas, 11(2), 98-105.
Muharrina, C. R., dkk. (2023). Kesehatan Reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 5(1), 26–29.
Novitasari, A., dkk. (2023). Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Dampaknya bagi Kesehatan Reproduksi. Jurnal Abdimas Kesehatan, 5(2), 145-152.
Nurjanah, S., & Ikhsanudin, M. (2023). Pencegahan Pernikahan Dini melalui Program Edukasi Holistik di Pedesaan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 11(1), 78-90.
Rahayu, S. (2023). Peran Pendidik Sebaya (Peer Educator) dalam Program Kesehatan Reproduksi Remaja di Sekolah. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 34-45.
Setiawati, I., dkk. (2023). Optimalisasi Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja (PHBS). Gemassika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 20-27.
Sudipa, I. G. I., dkk. (2023). Teknologi Informasi & SDGs. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Sumarni, S., & Amin, D. R. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 3(1), 1-9.
Suryani, L., dkk. (2023). Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di Kubu Dalam Parak Karakah. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 23-28.
Utami, F., dkk. (2023). Sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini dan Pentingnya Pendidikan bagi Remaja Putri. Jurnal Pengabdian untukMu Negeri, 7(1), 88-95.
Wati, R. K. (2023). Dampak Pernikahan Usia Dini Pada Kesehatan Reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau, 1(3), 24–32.
Refbacks
- There are currently no refbacks.













