GERAKAN PENGHIJAUAN PRODUKTIF: PENANAMAN POHON BUAH LOKAL DI LAHAN KRITIS KUDU
Abstract
Lahan kritis di Desa Kudu merupakan masalah ekologis serius yang ditandai dengan penurunan kesuburan tanah, tingginya tingkat erosi, dan rendahnya tutupan vegetasi. Analisis awal menunjukkan bahwa kondisi ini disebabkan oleh praktik pertanian yang kurang memperhatikan aspek konservasi dan pembalakan liar di masa lalu, yang mengakibatkan hilangnya lapisan tanah atas (topsoil) dan menurunnya kemampuan lahan dalam menahan air. Secara sosial ekonomi, lahan yang tidak produktif ini berdampak pada terbatasnya sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat setempat. Program pengabdian ini menginisiasi sebuah gerakan penghijauan produktif dengan fokus pada penanaman pohon buah lokal di lahan-lahan kritis. Tujuannya tidak hanya untuk merehabilitasi fungsi ekologis lahan, tetapi juga untuk memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat. Pemilihan jenis tanaman buah lokal seperti mangga, nangka, dan sirsak didasarkan pada adaptabilitasnya terhadap kondisi tanah setempat, nilai ekonomis buahnya, serta perannya dalam menjaga keanekaragaman hayati. Metode yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif, di mana masyarakat tidak hanya menjadi objek tetapi juga subjek dari kegiatan. Program diawali dengan pembentukan kelompok tani peduli lahan. Selanjutnya, dilakukan serangkaian kegiatan mulai dari penyuluhan tentang pentingnya konservasi tanah dan air, pelatihan teknik penanaman dan perawatan pohon buah, hingga praktik langsung pembuatan lubang tanam dan penanaman bersama. Bibit pohon buah berkualitas disediakan untuk memastikan tingkat keberhasilan tumbuh yang tinggi. Gerakan ini berhasil merehabilitasi area lahan kritis seluas 5 hektar dengan menanam lebih dari 1.000 bibit pohon buah lokal. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Secara ekologis, penanaman ini diharapkan dapat meningkatkan tutupan lahan, mengurangi laju erosi, dan memperbaiki tata air. Secara ekonomi, dalam 3-5 tahun ke depan, pohon-pohon ini diproyeksikan akan mulai berbuah dan memberikan sumber pendapatan tambahan bagi warga, menciptakan model agroforestri yang memadukan konservasi lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Keywords
References
Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. (2023). Data Lahan Kritis Kabupaten Bogor. Bandung: Dishut Jabar.
Hartoyo, A. P. P., dkk. (2023). Rehabilitasi Lahan Kritis melalui Penerapan Four-Dimensional Agroforestry di Tenjolaya, Bogor, Jawa Barat. Jurnal Silvikultur Tropika, 14(1), 51-60.
Januarius, T. J., dkk. (2023). Penghijauan Dengan Penanaman 3200 Pohon Buah di Desa Sidokaton Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat STIT Tanggamus, 4(1), 5-11.
Kadha, F., dkk. (2023). Penghijauan Lahan Pertanian Oebkin Desa Naiola Timur Kecamatan Bikomi Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara. Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat, 2(4), 21–27.
Kementerian LHK. (2023). Laporan Kinerja Direktorat Pengendalian Kerusakan Lahan Tahun 2023. Jakarta: KLHK.
Kurnia, I. G. A. M. (2023). Konservasi Tanah dan Air pada Lahan Kritis. Buleleng: Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng.
Lake, Y., & Taena, E. T. (2023). PKM - Kegiatan Sosial dalam Melaksanakan Penanaman Pohon di Kebun Masyarakat Desa Popnam. Jurnal Cahaya Patriot, 3(4), 1-8.
Maritim, K. (2023). Kisah Sukses Revitalisasi Lahan Kritis: Ekonomi Sirkuler dalam Rehabilitasi DAS. Siaran Pers Kemenko Marves.
Novitasari, E., dkk. (2023). Edukasi Upaya Penanggulangan Lahan Kritis Melalui Perluasan Wilayah Penghijauan di Desa Semangki Kabupaten Maros. TEKNOVOKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 151-157.
Nur, A. N., dkk. (2023). Analisis Kebijakan Rehabilitasi Lahan melalui Pembangunan Hutan Rakyat. Jurnal ForestrIndo, 2(1), 272-285.
Rauf, A. W. (2023). Rehabilitasi Hutan dan Lahan Berdasarkan Kearifan Lokal Suku Moile dan Suku Meyah. Manokwari: Universitas Papua Press.
Setiawan, B. (2023). Model Konservasi Lahan Kritis Berbasis Partisipasi Masyarakat di Dataran Tinggi Dieng. Indonesian Journal of Conservation, 12(1), 1-10.
Sudibyo. (2023). Penanaman Pohon Buah Produktif di Lingkungan Sekolah. SMA Negeri 1 Tawangsari.
Suryanto, P., dkk. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dalam Rehabilitasi Lahan Kritis dengan Tanaman Buah Unggul Lokal. Jurnal Ilmu Kehutanan, 17(2), 115-126.
Technology Indonesia. (2023). Kinerja Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Tahun 2023. Artikel Ekologi.
Ujiandri, L., dkk. (2023). Desiminasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan Secara Vegetatif Dalam Upaya Konservasi Tanah. Jurnal SIAR ILMUWAN TANI, 4(1), 131-135.
Widiyastuti, A., & Priyono, S. (2023). Pemberdayaan Warga Melalui Penanaman Buah Alpokat pada Lahan Kritis untuk Penghijauan dan Peningkatan Ekonomi. IBSE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1-8.
Yuliasmara, F., dkk. (2023). Partisipasi Petani dalam Program Agroforestri untuk Rehabilitasi Lahan di Hulu DAS Brantas. Agriekonomika, 12(1), 45-56.
IPB University. (2023). Akselerasi Rehabilitasi Lahan Kritis Partisipatif Melalui Penerapan Four-Dimensional Agroforestry. Program Matching Fund Kedaireka.
Kemenko Marves. (2023). Revitalisasi Lahan Kritis dan Pengembangan Wisata di Tanjung Enim. Siaran Pers No.SP-78/HUM/ROKOM/SET.MARVES/III/2024.
Refbacks
- There are currently no refbacks.













