GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS): IMPLEMENTASI POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI NGLAWAK
Abstract
Rendahnya kesadaran akan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Nglawak berkontribusi pada tingginya insiden penyakit berbasis lingkungan. Program ini bertujuan untuk mengimplementasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) secara partisipatif dan berkelanjutan. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), program diawali dengan "Musyawarah Warga Sehat" yang melibatkan tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan warga untuk bersama-sama mengidentifikasi masalah PHBS paling mendesak, seperti pengelolaan sampah dan kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS). Berdasarkan hasil musyawarah, dibentuk tim kerja komunitas yang merancang dan melaksanakan aksi-aksi kolektif. Aksi tersebut meliputi lokakarya pembuatan kompos dan bank sampah, pemasangan fasilitas CTPS di tempat-tempat umum, serta kampanye PHBS dari rumah ke rumah oleh tim kerja. Proses refleksi mingguan dilakukan untuk mengevaluasi progres, mengatasi kendala, dan menyesuaikan strategi. Program ini tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku individu, tetapi juga pada penciptaan lingkungan fisik dan sosial yang mendukung. Diharapkan, melalui proses pemberdayaan ini, warga Desa Nglawak dapat secara mandiri melanjutkan dan mengembangkan praktik hidup sehat, menjadikan Germas sebagai bagian dari budaya masyarakat.
Keywords
References
Andriani, H., dkk. (2023). Implementasi Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Tingkat Puskesmas. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 12(1), 25-34.
Astuti, W., dkk. (2023). Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 88-95.
Cahyani, R., & Santoso, B. (2023). Partisipasi Masyarakat dalam Program Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 45-53.
Darmawan, E. (2023). Strategi Komunikasi dalam Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(1), 30-42.
Hasanah, U., dkk. (2023). Peningkatan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) melalui Edukasi dan Pemberdayaan Kader. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(2), 112-120.
Indrayani, I., dkk. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dalam Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Desa. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat, 7(3), 450-458.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Buku Panduan Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Lestari, F., & Wulandari, A. (2023). Efektivitas Program Bank Sampah dalam Mengurangi Timbulan Sampah Rumah Tangga. Jurnal Sanitasi dan Lingkungan, 4(1), 22-30.
Marlina, E., dkk. (2023). Sosialisasi dan Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 6(2), 210-218.
Mboi, N., dkk. (2023). The Role of Community Health Workers in Promoting Healthy Lifestyles in Rural Indonesia. Global Health: Science and Practice, 11(3), e2200456.
Nugroho, R., dkk. (2023). Analisis Implementasi Kebijakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kabupaten Bantul. Jurnal Kesehatan Vokasional, 8(2), 101-109.
Purnomo, H., & Sari, V. (2023). Model Pemberdayaan Masyarakat untuk Mendukung Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 11(1), 65-74.
Rahmawati, A., dkk. (2023). Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk Pencegahan Penyakit Tidak Menular. Jurnal Abdimas Kesehatan, 5(1), 50-57.
Saputra, A., & Dewi, R. (2023). Evaluasi Pelaksanaan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar Cuci Tangan Pakai Sabun. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(2), 145-153.
Sulaeman, E. S. (2023). Peran Tokoh Masyarakat dalam Menggerakkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(3), 234-242.
Upreti, G. P. (2023). Participatory Action Research: An Emergent Research Methodology in Health Education and Promotion. Journal of Health Promotion, 12, 1-10.
Van de Vrie, S., dkk. (2023). Participatory Action Research as a Driver for Health Promotion and Prevention. International Journal of Integrated Care, 23(4), 13.
Wagemakers, A. (2023). Participatory community health promotion. Wageningen University & Research.
Wahyuni, S., dkk. (2023). Pemberdayaan Keluarga dalam Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tatanan Rumah Tangga. Jurnal Keperawatan Komunitas, 9(1), 78-86.
Yoshihama, M., & Carr, E. S. (2023). Community-based participatory research: A promising approach for health promotion in marginalized communities. In The SAGE Handbook of Action Research. SAGE.
Refbacks
- There are currently no refbacks.













